Survei Indikator: Elektabilitas 57,7%, Jokowi-Ma\'ruf Belum Aman
Jokowi dan Prabowo menunjukkan nomor urut dalam pengambilan nomor urut capres-cawapres di Gedung KPU, Jumat (21/9/2018) malam. (Reuters - Darren Whiteside)

Solopos.com, JAKARTA -- Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei nasional terkait Pilpres 2019. Salah satu hasil survei yang dilakukan pada September 2018 tersebut menunjukkan elektabilitas pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin unggul di atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Terkait elektabilitas para calon, survei ini memberikan tiga pertanyaan. Pertama, calon presiden mana yang dipilih responden jika Pilpres dilakukan sekarang. Hasilnya, 57% responden memilih Jokowi dan 31,3% memilih Prabowo Subianto. Sementara itu, 1,1 menyatakan tidak memilih dan 10,5% lainnya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Pertanyaan lain adalah pasangan mana yang dipilih responden jika Pilpres dilaksanakan hari ini. Hasilnya tidak terlalu jauh dari pertanyaan pertama, 57,7% memilih Jokowi-Ma\'ruf, 32,3% memilih Prabowo-Sandiaga, 1% tidak memilih, dan 9% lain menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

"Elektabilitas Jokowi lebih tinggi dibanding Prabowo, tapi masih termasuk kategori belum aman mengingat pilpres masih 7 bulan lagi," sebut Indikator dalam publikasi survei itu, Rabu (26/9/2018). Senada, elektabilitas Jokowi-Ma\'ruf juga disebut belum aman.

Sementara itu untuk pertanyaan tentang calon top of mind responden, Jokowi memang masih unggul meskipun belum dominan. Jokowi dipilih oleh 46% responden dan Prabowo Subianto 22%. Sejumlah calon lain mendapatkan suara kurang dari 1% responden. Namun, jumlah responden yang belum menyatakan pilihannya sangat tinggi, yakni 30,4%.

Survei ini dilakukan terhadao 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun atau lebih dan sudah menikah. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (multistage random sampling). Survei dilakukan dengan wawancara lapangan pada 1-6 September 2018. Margin of error rata-rata survei ini sebesar +/-2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Sementara ini belum ada pembanding berupa hasil survei lembaga lain. Survei ini merupakan survei pertama yang hasilnya dipublikasikan setelah penetapan nomor urut pasangan capres-cawapres pekan lalu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom