SURVEI CAPRES : “Jokowi Digandrungi Karena Masyarakat Bosan Dibodohi!”

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Joko Widodo (Jokowi). (Dok/JIBI/Solopos)

Joko Widodo (Jokowi). (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO –Joko Widodo (Jokowi) unggul dalam berbagai survei calon presiden (Capres) 2014. Mantan Walikota Solo yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini, makin sering disebut-sebut sebagai kandidat Capres terkuat, mengalahkan sejumlah tokoh politik senior.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ,Siti Zuhro, menilai jika hasil survei tersebut tidaklah mengada-ada karena meskipun hanya diambil sampel, hasil survei tetaplah berasal dari suara rakyat.

Siti dalam sesi Dinamika 103 SoloposFM, Senin (16/7/2013), mengungkapkan jika sosok Jokowi yang sabar dan sederhana membuatnya menjadi leader icons atau sosok pemimpin ideal.

“Tak salah jika mereka menginginkan Jokowi. Rakyat benar-benar menginginkan leader, bukan dealer. Rakyat sudah bosan dibohongi oleh janji-janji kampanye,” jelas pengamat LIPI tersebut.

Menurut Siti sifat Jokowi yang paling memikat hati rakyat adalah sosoknya yang berempati terhadap penderitaan rakyat dengan terjun langsung atau blusukan. Selain itu Jokowi juga memiliki integritas, yang dibutuhkan para era sekarang ini.

“Sifat Jokowi ini, bisa menjadi contoh para tokoh politik yang ingin berlaga pada Pilpres 2014. Mereka harus mendekatakan diri dengan rakyat, bukan elite!”

Namun Siti juga berpendapat, agar Jokowi menyelesaikan dulu amanahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Jika Jokowi maju dalam Pilpres 2014, akan menjadi preseden buruk bagi perpolitikan di Tanah Air dan Jokowi akan dicap sebagai kutu loncat.

“Sangat buruk, karena Sebelumnya Jokowi meninggalkan Solo sebelum jabatannya usai, untuk melaju di Pilkada DKI. Lebih buruk lagi, hal ini akan ditiru pemimpin lain di Indonesia,” jelas Siti.

Sejumlah pendengar SoloposFM, nampaknya sependapat dengan Siti Zuhrpo. “Sangat mendukung Jokowi jadi presiden. Tapi lebih baik selesaikan dulu target buat DKI. Nanti takutnya kesannya orang bilang tinggal glanggang colong playu. Periode Pemilu selanjutnya saja baru nyalon. Aku yakin belum ada orang seperti Jokowi. Salut buat pak Jokowi,” ungkap Dyah, pendengar di Janti. Klaten.

Sarmidi,  pendengar di Sobokerto, melihat Jokowi sebagai sosok yang mencerminkan pribadi bersih yang merupakan figur pemimpin yang diidam-idamkan rakyat.

Berita Terkait

Berita Terkini

Misteri Penunggu Gunung Dempo, Suka Mencari Mangsa Saat Pagi dan Senja

Gunung Dempo tak hanya menyuguhkan pemandangan indah, namun juga menyimpan misteri penunggu puncak gunung yang suka turun saat pagi dan senja menjelang petang.

Sukoharjo Waspadai Potensi Bencana di Puncak Musim Hujan

Dari seluruh potensi bencana alam yang ada, seluruh wilayah Sukoharjo perlu mewaspadai risiko terjadinya angin kencang yang berpotensi merusak.

Cek! Bantul Mulai Terapkan Harga Baru Minyak Goreng Rp14.000 per Liter

Pemkab Bantul mengecek toko berjejaring sudah menerapkan harga baru minyak goreng Rp14.000 per liter, tetapi pedagang pasar tradisional malah belum.

Joss! Daun Talas Beneng dari Jateng Tembus Pasar Ekspor Australia

Daun talas beneng dari Jawa Tengah berhasil menembus pasar ekspor Australia yang dihargai Rp15.000-Rp20.000 per kilogram.

Performa di Liga 1 Menurun, Persija Jakarta Depak Pelatih

Persija Jakarta resmi mendepak pelatih Angelo Alessio. Keputusan itu dibuat manajemen Macan Kemayoran menyusul hasil minor selama putaran kedua BRI Liga 1.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Ketahui Jenis-Jenis Vegetarian yang Sehat

Ada sejumlah diet vegetarian sehat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan kulit.

Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Rp21.000 per Liter, Pedagang Pusing

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp19.500-Rp21.000 per liter.

Data Pribadi Dijual sebagai NFT, Ini Langkah Kemenkominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo mengungkapkan telah menindak platform yang ketahuan memperjualbelikan data privasi sebagai NFT.

Waduh! Parkir 1,5 Jam, Wisatawan di Jogja Disuruh Bayar Rp350.000

Aksi parkir nuthuk atau menerapkan tarif di atas rata-rata kembali terjadi di kawasan wisata Kota Jogja.

Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Tarif retribusi penggunaan fasilitas rekreasi dan olahraga termasuk Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo naik mulai awal tahun ini.

Hujan Deras, Wilayah Setabelan Solo Tergenang Luapan Anak Kali Pepe

Meluapnya anak Kali Pepe akibat tidak muat menampung air

Tega! Pria Ponorogo Aniaya Ibu Kandung Gara-Gara Uang Penjualan Kayu

Polisi menangkap seorang pria di Dukuh Pondok, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Katimun, 55, karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri gara-gara uang bagi hasil penjualan kayu.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Savana Dieng, Padang Rumput Khas Afrika dengan Kearifan Lokal

Padang Savana Dieng merupakan tempat perkemahan di pendakian Gunung Pangonan, Desa Karangsari, Kelurahan Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.