Suroto Sebut Petani di Sragen Bisa Panen 3 Kali Setahun, KTNA Membantah


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sragen membantah pernyataan Calon Wakil Bupati, Suroto, yang menyebutkan petani di Sragen kini sudah bisa panen padi tiga kali dalam setahun.

Pernyataan itu disampaikan Suroto dalam debat publik pendalaman visi dan misi calon bupati dan wakil bupati yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen di Gedung Sasana Manggala Sukowati, Kamis (19/11/2020). Pada kesempatan itu, Suroto menjawab pertanyaan salah satu panelis terkait aktualisasi program di bidang pertanian.

Sebagai kabupaten penyangga pangan di Jawa Tengah (Jateng), kata Suroto, Pemkab Sragen perlu meningkatkan sarana dan prasarana modern, baik untuk keperluan tanam hingga panen.

Cabup Petahana Sragen Sebut Perdes Berkualitas, Tapi Ada 2 Kades Dipenjara Karena Seleksi Perdes

Salah satu program Yuni-Suroto jika terpilih sebagai pasangan bupati dan wakil bupati ialah mengembangkan pembangunan sumur dalam di utara Sungai Bengawan Solo.

"Itu sudah mulai bergerak. Bila kemarin-kemarin bisa panen dua kali, sekarang alhamdulillah bisa panen tiga kali," papar Suroto pada kesempatan itu.

Bantahan

Ketua KTNA Sragen, Suratno, mengatakan di Sragen ini hanya ada sejumlah kecamatan yang bisa panen padi hingga tiga kali seperti Sragen, Sidoharjo, Masaran, dan sebagian Karangmalang. Hanya sebagian kecil petani di utara Sungai Bengawan Solo yang bisa panen padi hingga tiga kali.

Mereka adalah desa-desa di daerah aliran Sungai Bengawan Solo dan area persawahan yang sudah memiliki sumur submersible. Pada musim kemarau, sebagian petani masih bisa mencukupi kebutuhan air dari Sungai Bengawan Solo.

Simpan Mayat Suaminya di Kulkas Setahun Lebih, Wanita 68 Tahun Ditangkap Polisi

"Di selatan sungai saja rata hanya bisa panen padi dua kali. Apalagi di utara sungai. Di daerah Gondang, ada sekitar 40 hektare yang tidak bisa ditanami padi lalu diberakan oleh petani," ujar Suratno kepada Solopos.com.

Jika terpilih sebagai Wakil Bupati Sragen, KTNA berniat mengajak Suroto untuk menengok perjuangan petani di utara Sungai Bengawan Solo seperti di Tangen, Jenar, Gesi, hingga Mondokan yang bersusah payah agar bisa panen padi hingga dua kali dalam setahun.

"Mari kita keliling di wilayah Utara Sungai Bengawan Solo. Kita tunjukkan faktanya. Di sana bisa panen padi hingga dua kali sudah bagus," ucap Suratno.

Share
Dipublikasikan oleh
Ginanjar Saputra