Tutup Iklan

Surat Periksa Bidan Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sukoharjo

Barang bukti berupa secarik kertas surat periksa salah satu bidan di wilayah Sukoharjo menjadi titik terang polisi mengungkap pelaku pembuang bayi di bak sampah pinggir jalan kawasan Bulakrejo pada Kamis (5/9/2019) pagi.

Surat Periksa Bidan Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sukoharjo

SOLOPOS.COM - Penemuan jasad bayi di Bulakrejo Sukoharjo (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Barang bukti berupa secarik kertas surat periksa salah satu bidan di wilayah Sukoharjo menjadi titik terang polisi mengungkap pelaku pembuang bayi di bak sampah pinggir jalan kawasan Bulakrejo pada Kamis (5/9/2019) pagi.

Secarik kertas surat periksa ini ditemukan petugas di dalam kardus berisi jasad bayi tersebut. Jasad bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus jarit di dalam kardus.

Kapolsek Sukoharjo AKP Parwanto mengatakan telah meminta keterangan warga sekitar penemuan mayat bayi.

“Kami masih menggali keterangan dengan mencari tahu apakah ada warga yang hamil dan tidak ada keberadaan bayinya. Kami juga masih menunggu hasil visum medis RSUD dr. Moewardi Solo untuk mengungkap penemuan mayat bayi,” kata dia, Kamis.

Hasil visum akan menambah bukti untuk mengungkap pembuang mayat bayi tersebut. Polisi belum bisa memastikan motif pembuangan mayat bayi apakah hasil hubungan gelap atau lainnya.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah bayi hasil hubungan gelap dan lainnya. Semua bisa diketahui jika pembuang bayi sudah tertangkap,” katanya.

Polisi menduga jasad bayi tersebut berusia sembilan bulan atau bayi siap lahir dan dilahirkan secara normal. Bayi itu diduga lahir sehari sebelum ditemukan di bak sampah.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengatakan jasad bayi itu kali pertama ditemukan warga yang hendak membuang sampah. Lokasi bak sampah ini berada dipinggir jalan kawasan Bulakrejo atau dekat dengan tempat Karaoke KCRI.

Warga tersebut dikejutkan penemuan jasad bayi terbungkus jarit dalam kardus. "Warga ini kemudian melaporkan kejadian ke RT dan Polsek Sukoharjo," katanya.

Polisi langsung mendatangi lokasi penemuan jasad bayi tersebut. Jasad bayi ini kemudian dibawa ke RSUD dr. Moewardi untuk diautopsi.

Saksi mata, Sutiyem, mengatakan jasad bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus kain jarit diletakkan dalam plastik berwarna merah dan dibungkus kardus. Saat ditemukan jasad bayi laki-laki ini masih ada ari-arinya.

"Jadi dibalut dua jarit baru dibungkus plastik. Di dalam kardus juga ditemukan bungkusan plastik dua lainnya. Satu isinya kotoran manusia dan satu isinya handuk yang masih ada darahnya," imbuhnya.

Dia mengatakan temuan jasad bayi baru kali pertama terjadi di wilayahnya. Warga telah dimintai keterangan ihwal penemuan jasad bayi tersebut termasuk keterangan ada tidaknya warga yang hamil dalam beberapa bulan terakhir.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tambah Lagi, Total 107 Karyawan Pabrik Sepatu di Jaten Terpapar Covid-19

Karyawan pabrik sepatu di Kecamatan Jaten yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 107 orang.

Lengkapi Barang Bukti, Polisi Sragen Ubek-Ubek Jamban Cari Celana Dalam Bocah Korban Pencabulan Sukodono

Polisi Sragen mengubek-ubek jamban untuk mencari celana dalam milik bocah korban pencabulan di Sukodono sebagai barang bukti,

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.