Stadion Manahan Solo. (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO - Belum jelasnya status Stadion Manahan sebagai markas Persis Solo di Liga 2 2020 mulai membuat suporter akar rumput gerah. Sejumlah suporter mengeluarkan unek-unek mereka di media sosial.

Ada pula yang membuat poster satir bertuliskan “Stadion Manahan Rumah Kita, Bukan Monumen Kota”.

Remaja Maling di Sragen, Kepergok Gara-Gara Motor Curian Mogok

Seperti diketahui, Stadion Manahan belum pasti menjadi kandang Persis karena stadion ini masih menjadi kewenangan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Persis baru bisa menggunakan Stadion Manahan jika pengelolaannya sudah dialihkan ke Pemkot Solo. Namun, hingga kini belum ada sinyal peresmian atau serah terima aset Stadion Manahan dalam waktu dekat. Padahal proyek yang menelan dana Rp317 miliar itu sudah selesai September tahun lalu.

Seorang suporter Persis asal Grogol, Sukoharjo, Sardi, berharap problem homebase Persis tak berlarut-larut yang bisa mengganggu persiapan tim untuk Liga 2 2020. Dia menilai tak ada gunanya Stadion Manahan direnovasi dengan biaya ratusan miliar apabila Persis tak bisa bermarkas di sana.

Mobil Terbang di Sragen Rusak Sawah, Nilai Ganti Rugi Jadi Masalah

“Tahun ini Manahan wajib jadi kandang Persis. Kalau sampai dipersulit, suporter perlu bergerak. Bila perlu turun ke jalan untuk mendesak para pemangku kepentingan,” ujar Sardi, Kamis (16/1/2020).

Sebelumnya, Persis disarankan untuk memikirkan kandang alternatif. Namun, banyak pula yang mendesak manajemen untuk memperjuangkan Stadion Manahan sebagai kandang. Bos Persis Solo, Vijaya Fitriasa, juga menegaskan ingin timnya bermaskas di Stadion Manahan. Pihaknya pun segera menemui Wali Kota Solo untuk membahas hal tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten