Suporter Persis Solo Luka-Luka Saat Derby Mataram di Madiun
Persis Solo (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Laga panas Derby Mataram antara Persis Solo vs PSIM Jogjakarta di Stadion Wilis Madiun, Jumat (16/8/2019), tak hanya diwarnai kekerasan terhadap seorang wartawan di luar arena. Sejumlah suporter Persis Solo juga mengalami luka-luka dan beberapa bus pengangkut suporter juga dirusak oleh orang tak dikenal.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengatakan dari kelompok suporter Pasoepati, ada tiga orang yang terluka karena dilempar batu oleh orang tak dikenal dari luar stadion saat pertandingan berlangsung. Ketiga suporter itu kemudian dirawat oleh tim medis.

"Ada tiga orang yang mengalami luka akibat pelemparan itu. Tapi semuanya sudah dirawat oleh tim medis. Pelemparnya dari luar stadion," ujar dia saat berada di Madiun, Sabtu (17/8/2019).

Selain tiga suporter yang terluka itu, lanjut Rio, laga Derby Mataram juga diwarnai adanya dua bus pengangkut suporter Persis Solo yang dirusak orang tak dikenal. Bus tersebut diparkir di sekitar Stadion Wilis.

Satu bus mengalami kerusakan di bagian kaca samping pecah dan satu bus lain mengalami kerusakan di bagian bannya. "Kalau yang sudah terkonfirmasi ada dua bus yang dirusak," ujarnya.

Ketua Panpel Persis Solo, Didik Daryanto, menambahkan dalam laga panas Derby Mataram itu seorang suporter juga terjatuh dari tribun utara. Akibatnya, suporter tersebut mengalami patah tulang.

Didik menceritakan dalam pertandingan tersebut juga calo tiket yang berkeliaran di luar stadion. Umumnya tiket yang dijual adalah tiket untuk tribun VIP namun diduga tidak asli. Oleh calo, tiket VIP tersebut dijual dengan harga miring yakni Rp25.000, padahal harga aslinya Rp50.000.

"Itu saya tahu sendiri. Saat mau masuk stadion juga ditawari tiket VIP oleh calo dengan harga Rp25.000. Tapi tiketnya saya lihat lebih tipis, berbeda dari tiket yang asli," kata dia di Madiun. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom