Sungai Mungkung Sragen Banjir, Masjid Di Sidoharjo Nyaris Terbawa Tebing Longsor
Longsor tebing Sungai Mungkung tak jauh dari bangunan Masjid Al-Ma'arif, Dukuh Kleco Wetan, Sidoharjo, Sragen, Senin (18/1/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Masjid Al-Ma’arij Jami di Dukuh Kleco Wetan, Desa Sidoharjo, Sragen, nyaris terbawa tebing yang longsor saat banjir melanda Sungai Mungkung, Minggu (17/1/2021) malam.

Pantauan Solopos.com di lokasi, tebing yang longsor itu sepanjang sekitar 20 meter dan lebar sekitar 8 meter. Longsornya tebing itu membuat jarak bangunan masjid dengan bibir sungai hanya berkisar 2 meter.

Tugiman, 40, warga sekitar mengatakan pada awalnya jarak bangunan masjid ke bibir sungai sekitar 10 meter. Beberapa tahun lalu, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) telah memasang beronjong kawat berisi batu untuk mencegah longsor pada tikungan anak Sungai Bengawan Solo itu.

Nakes Kota Solo Mulai Terima SMS Blast Vaksinasi Dosis Kedua

Akan tetapi, beronjong batu itu kemudian longsor saat terjadi banjir besar di Sungai Mungkung, Sragen, beberapa hari lalu. Pada Minggu (17/1/2021), warga sekitar bergotong royong untuk memasang bambu dan ban bekas di lokasi.

Hal itu untuk menahan tanah supaya tidak terjadi longsor lanjutan. Akan tetapi, baru sehari dikerjakan, Sungai Mungkung kembali dilanda banjir pada Minggu malam.

Hal itu mengakibatkan longsor susulan dan membuat sebagian ban bekas hanyut terbawa arus. Upaya warga untuk mencegah terjadinya longsor akhirnya dihentikan sementara sambil menunggu banjir Sungai Mungkungm Sragen, surut.

Pemasangan Videotron Dekat Bundaran Gladag Solo Dilaporkan Kejari, Kenapa?

Butuh Alat Berat

“Bambu dan ban bekasnya jadi berantakan karena banjir semalam. Pekerjaan belum bisa kami lanjutkan karena intensitas hujan masih tinggi,” papar Tugiman saat berbincang dengan Solopos.com.

Warga sekitar berharap BBWSBS turun tangan menangani longsor yang mengancam Masjid Al-Ma’arij Jami tersebut. Butuh tanah uruk yang cukup banyak untuk menutup bekas longsor tersebut.

“Seharusnya diperbaiki pakai alat berat. Kalau cuma mengandalkan tenaga warga sekitar ya kurang maksimal,” ujarnya.

Terima Aduan Videotron Kawasan Gladag, Begini Tanggapan Kejari Solo

Sebelumnya, guyuran hujan lebat mengakibatkan Sungai Mungkung, Sragen, meluap dan banjir pada Minggu malam. Luapan air dari Sungai Mungkung menggenangi jalan Dukuh Mirun RT 17, 18, dan 19, serta Dukuh Kleco RT 15.

Di Kleco, terdapat tiga rumah yang tergenang air hingga ketinggian sekitar 20 cm. Air berangsur surut pada pukul 21.00 WIB. Air juga menggenangi Kampung Sine RT 01 dan 02, RW 04 serta Kampung Bagan RT 03, Kelurahan Nglorog.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka serta tidak ada warga yang mengungsi,” terang Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom