Sungai Bengawan Solo Tercemar, Penambang Pasir di Sragen Harus Ekstra Waspada

Bau busuk air menyerupai bau bangkai kerap membuat sesak di dada

 Sejumlah warga menambang pasir di dasar Sungai Bengawan Solo di Desa Kedungupit, Sragen, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

SOLOPOS.COM - Sejumlah warga menambang pasir di dasar Sungai Bengawan Solo di Desa Kedungupit, Sragen, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Musim kemarau biasa menjadi berkah bagi penambang pasir di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Kedungupit, Sragen. Musim kemarau jadi kesempatan bagi warga untuk mengeruk pasir di dasar sungai itu. Namun, limbah yang mencemari sungai membuat mereka harus ekstra waspada. Karena limbah, air sungai berwarna hitam pekat layaknya oli bekas. Bau busuk air menyerupai bau bangkai kerap membuat sesak di dada. Tak jarang dari mereka jatuh sakit. Bau itu bahkan tidak hilang walau sudah berkali-kali mandi. Para penambang pasir itu berharap pembuangan limbah ke Sungai Bengawan Solo bisa dihentikan supaya kebersihan air sungai tetap terjaga dan mereka bisa bekerja mencari nafkah.

 

Warga mengusung pasir yang ditambang di dasar Sungai Bengawan Solo di Desa Kedungupit, Sragen, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

 

Kondisi air Sungai Bengawan Solo di Desa Katelan, Tangen, Sragen, yang tercemar limbah, Senin (20/9/2021). (Istimewa/Sri Wahono)

 

Sejumlah warga menambang pasir di dasar Sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Kedungupit, Sragen, Rabu (22/9/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Tim Gabungan BKSDA Gagalkan Upaya Perdagangan Kulit Harimau Sumatra

Kulit harimau ditawarkan dengan harga Rp70 juta

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Siswa Belajar Bersama di Museum Keris Solo

Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda

Art Klat: Pameran Karya Seni 3 Dimensi dari Barang Bekas di Klaten

Pameran itu digelar untuk memperingati Sumpah Pemuda

BBM Satu Harga, Begini Foto-Foto Penyaluran BBM ke Pelosok di Sulsel

Pengiriman bisa mencapai satu minggu lebih disaat hujan deras untuk menjangkau SPBU

Melihat Produksi Motor Listrik Gesits Buatan Dalam Negeri

Motor listrik tersebut baru saja diekspor ke Senegal

Mahasiswa UNS Meninggal, Mako Menwa Ditempel Poster Desakan Pembubaran

Bentuk kecaman dan tuntutan untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya Gilang Endi

Upaya Pemulihan Ekonomi, Wisata Raja Ampat Papua Kembali Dibuka

Menggeliatkan kembali sektor wisata bahari

Tuntut Usut Kasus Diklat Maut Menwa UNS, Mahasiswa Gelar Aksi 100 Lilin

mahasiswa mendesak rektorat tegas dan transparan dalam menyikapi kasus meninggalnya Gilang Endi

Persis Solo Tundukkan PSCS Cilacap 2-0, Ini Foto-Foto Pertandingan

Persis Solo memuncaki klasmen pada fase grup putaran pertama Grup C Liga 2 2021

Vaksinasi Covid-19 Door to Door, Sasar Lansia dan ODGJ di Gandekan Solo

Menyisir warga yang belum mendapatkan vaksin Covid-19

Revitalisasi Dimulai, Ekskavator Mulai Mengapung di Rawa Jombor Klaten

Mengembalikan fungsi utama rawa tersebut sebagai daerah tangkapan air

Unjuk Rasa Buruh di Jakarta Tuntut Kenaikan UMP

Tuntut Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 10 pesen