Tutup Iklan

Sumber Baru dan Investor Cara SKK Migas Penuhi Kebutuhan Migas

SKK Migas telah menyusun strategi meningkatkan daya tarik investasi untuk kegiatan migas dalam rangka menemukan cadangan signifikan.

 Webinar Edukasi Jurnalis Media Massa yang digelar SKK Migas, Kamis (8/7/2021). (Tangkapan layar)

SOLOPOS.COM - Webinar Edukasi Jurnalis Media Massa yang digelar SKK Migas, Kamis (8/7/2021). (Tangkapan layar)

Solopos.com, SOLO – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) saat ini berupaya mengatasi kendala industri hulu migas terkait penurunan produksi migas di Tanah Air. Sementara di sisi lain konsumsi masyarakat terhadap minyak dan gas bumi justru mengalami kenaikan.

Kondisi ini terlihat dari paparan dua narasumber Edukasi Jurnalis Media Massa Nasional yang digelar Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas secara virtual. Kedua narsumber tersebut yaitu, Tenaga Ahli Komisi Pengawas SKK Migas Bidang Operasional Nanang Abdul Manaf dan Praktisi Migas Nasional, Rudi Rubiandidi.

Edukasi Jurnalis Media Massa dengan tema “Operasional dan Tantangan Industri Hulu Migas” digelar, Kamis (8/7/2021) secara virtual. Kegiatan ini diharapkan memberikan pemahaman kepada jurnalis tentang kegiatan industri Migas sehingga membantu tugas jurnalis.

Baca juga: PPKM Darurat, Menkeu Prediksi Ekonomi Tahun Ini Jadi 3,7 Persen

Nanang memaparkan proyeksi kebutuhan energi Indonesia dari tahun 2020 hingga 2050. Kebutuhan energi tersebut meliputi energi baru terbarukan (EBT), batubara, minyak bumi, dan gas bumi. Pada 2020 kebutuhan EBT, 13,4 persen, batubara 38,5 persen, minyak bumi 21,2 persen, dan gas bumi, 28,8 persen.

Pada 2030 kebutuhan EBT meningkat menjadi 28,8 persen, batubara, 29,2 persen, minyak bumu, 23,0 persen, dan gas bumi, 21,8 persen. Kemudian pada 2050, kebutuhan EBT, 31,2 persen, batubara, 25,3 persen, minyak bumi, 19,5 persen, dan gas bumi, 24,0 persen.

“Karena kebutuhan pasokan energi yang semakin meningkat, meskipun secara persentase menurun, namun kebutuhan pasokan dari minyak bumi dan gas secara nominal semakin membesar,” jelas Nanang.

Baca juga: Telemedicine, Panduan Isoman Aman

SKK Migas Perlu Terobosan

SKK Migas
Strategi SKK Migas. (Tangkapan layar)

Secara natural bahwa sumber migas merupakan ciptaan Tuhan, sehingga ketika terus dilakukan penyedotan atau diambil otomatis volumenya akan turun. Oleh karena itu menurut Tenaga Ahli Pengawas SKK Migas, Nanang, jika tetap pada satu sumber atau lapangan minyak, maka akan terus turun.

“Oleh karena itu perlu melakukan beberapa hal. Seperti menambah sumber, stimulant, dan recover factor. Terbukti dengan eksplorasi, discover kemudian pengembangan, seperti lapangan minyak Banyu Urip. Di mana produksinya mampu mendekati 900 barel pada 2015 dan ini merupakan kerja 10 tahun sebelumnya,” ujar Nanang.

Selain itu SKK Migas juga perlu melakukan terobosan dengan memberikan treatmen kepada investor industri migas dengan pemberian insentif dan kemudahan perijinan saat melakukan pengeboran di lapangan.

Baca juga: Antam Naik Tipis, Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Kamis 8 Juli 2021

Kewenangan Penuh SKK Migas

Rudi Rubiandini yang pernah menjabat sebagai Kepala SKK Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas menyampaikan, sudah seharusnya pemerintah memberikan kewenangan sepenuhnya kepada SKK Migas. Hal ini akan membantu dalam mengatasi penurunan produksi dan menarik investor.

Tantangan yang dihadapi saat ini adalah, ketidaktarikan investor besar masuk ke Indonesia untuk berinvestai di industri hulu migas. Karena adanya aturan yang cukup njlimet dan birokrasi di tingkat pusat serta daerah. Belum lagi jaminan keamanan saat melakukan pengeboran.

“Jika diberi kekuasan penuh atau 100 persen SKK Migas bisa kembali ke zaman 70-an di mana produksi minyak cukup besar. Indonesia bisa menjadi pengekspor minyak. Karena kendala-kendala tersebut dihilangkan karena SKK Migas lembaga khusus. Cuma kementerian lainnya mau atau tidak,” ujar Rudi Rubiandini.

Baca juga: Kepala Daerah Diminta Percepat Penyaluran Bansos

Menanggapi hal itu, Nanang Abdul Manaf mengatakan SKK Migas telah menyusun strategi meningkatkan daya tarik investasi untuk kegiatan migas dalam rangka menemukan cadangan signifikan.

“Yakni meningkatkan prospectivitas eksplorasi migas, meningkatkan iklim investasi melalui pendekatan fiskal. Juga adanya kepastian regulasi, stabilitas politik dan keamanan. Di mana ada jaminan keamanan bagi investor dalam melakukan seluruh aktivitas migas di lapangan,” jelas Nanang.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Presiden Jokowi Curhat Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai Karena Ini

Jokowi mengatakan saat ini lebih dari 7,6 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan di seluruh dunia, namun kesenjangan akses terhadap vaksin masih lebar.

Ternyata Ini Sosok PNS Terkaya di Indonesia, Hartanya Capai 1 Triliun

Ternyata ini hlo sosok Pegawai Negeri Sipil atau PNS terkaya di Indonesia, mempunyai harta mencapai Rp1,6 triliun.

10 Berita Terpopuler : Wong Klaten Meninggal Tersetrum - Sosok Kahiyang

Wong Klaten meninggal tersetrum menjadi berita terpopuler di Solopos.com Sabtu pagi ini.

Jejak Listrik di Solo 1901-1957, Lampu Setan dan Perkotaan

Jejak Listrik di Tanah Raja merupakan buku karya Eko Sulistyo yang merupakan komisari PLN.

224,4 Kg Ganja Disita Polri dari Jaringan Aceh-Medan-Jakarta

Dittipid Narkoba Bareskrim Polri menyita 224,4 kilogram ganja, dari jaringan pengedar narkoba Aceh-Medan dan Jakarta.

Koordinator Aksi Demo Ricuh Pemuda Pancasila Terancam Dijemput Paksa

Insiden pengeroyokan kepada Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali terjadi ketika dirinya mengamankan jalannya aksi, Kamis (25/11/2021) kemarin.

7 Kendaraan Ormas Pemuda Pancasila Ternyata Bodong

Sebanyak tujuh kendaraan milik Pemuda Pancasila yang disita seluruhnya tak membawa kelengkapan surat-surat.

Sejarah Hari Ini : 27 November 1940, Pertempuran Tanjung Spartivento

Berbagai peristiwa bersejarah terjadi pada 27 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya pertempuran Tanjung Spartivento.

Tersambar Petir, Atap Rumah di Bekasi Ambruk

Berdasarkan unggahan video @infobekasi terlihat material-material rumah berserak di depan halaman rumah tersebut.

Mukjizat, Regu Penolong Selamat dari Ledakan Tambang Terdahsyat

Penjabat Menteri Darurat Rusia, Alexander Chupriyan mengatakan, satu dari enam penyelamat telah ditemukan hidup.

Kritik Keras UU Cipta Kerja, Rocky: MK Lindungi Oligarki!

Rocky menuding MK takut kepada pemerintah, karenanya bermain aman dengan menyatakan UU Cipta Kerja bermasalah tapi masih bisa diperbaiki dalam dua tahun.

Jadi Obat Resmi Covid-19, Ini Data tentang Remdesivir

Pelaksanaan paten oleh Pemerintah terhadap obat Remdesivir dilaksanakan untuk jangka waktu tiga tahun sejak Peraturan Presiden ini mulai berlaku.

Sempat Hidup Lagi Setelah 7 Jam di Dalam Freezer, Pria India Meninggal

Kisah unik terjadi di India saat seorang pria hidup lagi setelah sempat berada di lemari pendingin kamar mayat rumah sakit.

Varian Baru Covid-19 di Afsel, WHO Minta Jangan Langsung Ada Pembatasan

WHO memperingatkan negara-negara untuk tidak terburu-buru menerapkan pembatasan perjalanan setelah varian baru virus corona B11529 ditemukan.

Ketua MPR Pimpin Ajang Formula E di Jakarta

Co-Founder Formula E Alberto Longo berharap ajang Formula E di Jakarta sebagai balap mobil listrik paling sukses dalam sejarah.

Pemuda Pancasila dalam Sorotan, Ini Tiga Jenderal Pendirinya

Hari lahir Pemuda Pancasila pun bukan sembarang tanggal, yakni 28 Oktober 1959, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-31.