Suliyono Cuma Transit di Jogja, Lalu Serang Gereja St Lidwina

Suliyono Cuma Transit di Jogja, Lalu Serang Gereja St Lidwina

SOLOPOS.COM - Suliyono pelaku penyerangan Gereja St Lidwina (Instagram)

Pelaku penyerangan terhadap Gereja St. Lidwina Sleman, Suliyono, hanya transit di Jogja dan menyerang gereja terdekat.

Solopos.com, JAKARTA -- Mabes Polri mengungkapkan Suliyono, 22, sebagai tersangka dalam kasus penyerangan Gereja Katolik St. Lidwina Stasi Bedog, Sleman. Sebelumya, Suliyono diduga pernah terlibat dalam beberapa organisasi radikal.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, ?mengemukakan sebelum melakukan penyerangan terhadap Gereja Katolik St. Lidwina Stasi Bedog tersebut, pelaku sempat melakukan perjalanan ke sejumlah tempat seperti ke Palu, Magelang, dan terakhir transit di DI Yogyakarta.

Menurutnya, pelaku yang aktif dalam organisasi keagamaan sejak menjadi mahasiswa di Palu itu juga sempat mencari gereja terdekat di sekitar Yogyakarta di dunia maya. Dia juga mencari informasi untuk membeli senjata guna menyerang gereja.

"Pelaku ini datang ke Jogja hanya transit dan tidak punya tempat tinggal khusus. Selain itu, dia juga aktif ikut kegiatan organisasi keagamaan yang pemahaman akidahnya berbeda," tuturnya, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, pelaku bernama Suliyono tersebut mendapatkan pelajaran untuk melakukan teror dan penyerangan selama ini dari Internet. Setelah belajar dari Internet tentang teror dan penyerangan, pelaku melaksanakan teror itu seorang diri.

"Sejauh ini kami melihat pelaku ini adalah lonewolf ya. Dia belajar tentang teror dan penyerangan itu dari Internet dan melaksanakan hal itu atas dorongan dirinya sendiri," katanya.

Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 07.45 WIB, Gereja Katolik St. Lidwina Stasi Bedog, Kabupaten Sleman, DIY, diserang seorang pria bersenjata yang diketahui bernama Suliyono, 22, warga Banyuwangi.

Adapun korban dari kejadian tersebut berjumlah tiga orang antara lain Budijono, Romo Prier, dan Aiptu Munir. Ketiga korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya akibat serangan senjata tajam dari pelaku.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.