Suku Bunga Deposito Turun, Simpanan Dana di Bank Ikut Melambat

Bank Indonesia (BI) melaporkan pada Agustus 2021 terjadi perlambatan himpunan dana pihak ketiga (DPK) bank seiring dengan penurunan suku bunga simpanan.

 Ilustrasi uang Rupiah di Bank, Jakarta, 21 April 2016. (Reuters/Darren Whiteside)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi uang Rupiah di Bank, Jakarta, 21 April 2016. (Reuters/Darren Whiteside)

Solopos.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan pada Agustus 2021 terjadi perlambatan himpunan dana pihak ketiga (DPK) bank seiring dengan penurunan suku bunga simpanan.

Berdasarkan laporan BI Analisis Perkembangan Uang Beredar (M2) penghimpunan DPK pada Agustus 2021 tercatat Rp6.784,7 triliun, atau tumbuh 8,9 persen (yoy) melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya Juli, yang sebesar 10,7 persen.

Perlambatan DPK terjadi pada seluruh jenis simpanan, baik giro, tabungan, maupun simpanan berjangka. Berdasarkan golongan nasabah, perlambatan simpanan berjangka terjadi pada nasabah korporasi dan perorangan.

Baca Juga : Penyaluran KUR Capai Rp177,7 Triliun, Didominasi oleh Sektor Ini

Hal ini pun sejalan dengan tren penurunan suku bunga simpanan. Suku bunga simpanan dan pinjaman pada Agustus 2021 menurun sejalan dengan kecenderungan penurunan suku bunga acuan.

Pada Agustus 2021 rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenor.

Suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan,3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan menurun, dari masing-masing 3,42 persen, 3,56 persen, 3,91 persen, dan 4,59 persen pada Juli 2021 menjadi 3,34 persen, 3,50 persen, 3,83 persen, dan 4,42 persen pada Agustus 2021.

Baca Juga: Citilink Jadi Maskapai Murah Terbaik Nomor Dua di Dunia Saat Pandemi Covid-19

Di sisi lain, suku bunga simpanan tenor 24 bulan tercatat meningkat dari 5,47 persen menjadi 5,87 persen pada Agustus 2021. Simpanan berjangka pun mengalami perlambatan dari 2,6 persen (yoy) pada Juli 2021 menjadi 1,5 persen (yoy) pada Agustus 2021, terutama simpanan berjangka di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Tabungan juga mencatat perlambatan, dari 13,3 persen (yoy) pada Juli 2021 menjadi 12,5 persen yoy pada Agustus 2021. Terutama tabungan pada wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Adapun, giro tumbuh 17,4 persen yoy, di mana ini lebih rendah dibandingkan dengan 22,2 persen yoy pada Juli 2021. Hal ini pun disebabkan perlambatan simpanan giro pada bank yang berada di wilayah DKI Jakarta dan Banten.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tegas! Jokowi Beri Waktu 2 Tahun Bagi BUMN untuk Berubah

Selain membangun nilai, Presiden Jokowi juga meminta agar para direksi BUMN memiliki kepercayaan diri dalam berusaha.

Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dorong Ekspor Lewat Kebijakan

Surplus perdagangan yang terus terjaga terutama disebabkan karena kinerja komoditas ekspor andalan Indonesia yang terus meningkat.

Hotel di Mandalika Full Booked di Tanggal Event Superbike dan MotoGP

Harga hotel di sekitar Sirkuit Mandalika pun naik dua kali lipat untuk pemesanan di tanggal perhelatan Superbike dan MotoGP.

OJK Terima 19.711 Aduan Soal Pinjol Ilegal, Ada Teror hingga Pelecehan

Sebanyak 52,97 persen (10.411 aduan) di antaranya masuk dalam kategori pelanggaran ringan/sedang, sementara 47,03 persen (9.270) aduan lainnya pelanggaran berat.

3.516 Aplikasi Telah Diblokir, Ini Cara Mengecek Legalitas Pinjol

OJK telah memiliki nota kesepahaman dengan Kepolisian, Kemkominfo, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Bank Indonesia untuk berkolaborasi dalam pemberantasan pinjol ilegal.

Ada Klub Sepak Bola Liga 1 Papan Atas Mau IPO Hlo, Siapa Ya?

PT Satu Global Investama (SGI) tengah merampungkan persiapan calon emiten baru, salah satu klub sepak bola liga 1 ternama di Indonesia untuk dapat melantai di bursa saham.

Lovetober, Cara Hemat Nikmati Ayam Panggang Khas Solo

Ayam panggang khas Solo I Am In Love memberikan promo khusus selama Oktober melalui Lovetober untuk para penggemar ayam panggang.

Simas Covid-19 dan Gamipro, Inovasi Terbaru Asuransi Sinar Mas

PT Asuransi Sinar Mas meluncurkan Simas Covid-19, asuransi yang menyediakan perlindungan khusus biaya perawatan Covid-19.

Produksi Padi Tahun Ini Naik Tipis, 3 Provinsi Paling Potensial

Produksi padi tertinggi pada 2021 terjadi pada Maret, yaitu sebesar 9,67 juta ton GKG, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 2,08 juta ton GKG.

Utang Tersembunyi Indonesia dari China Rp488 T? Ini Tanggapan Kemenkeu

Lembaga riset Amerika Serikat (AS) AidData mengungkap Indonesia menumpuk utang dari China hingga total senilai USD34,38 miliar, atau setara Rp488,9 triliun.

Wow, Neraca Perdagangan RI Surplus 17 Bulan Beruntun!

Komoditas nonmigas penyumbang surplus terbesar adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.

Presiden Apresiasi Transformasi BUMN, Begini Respons Erick Thohir

Transformasi yang dijalankan Kementerian BUMN agar perusahaan-perusahaan BUMN makin profesional, transparan, dan akuntabel mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Milenial dan Gen Z Paling Banyak Memanfaatkan Subsidi Rumah

Milenial menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Beroperasi Agustus 2022, LRT Jabodebek Melaju Tanpa Masinis

Sebelum beroperasi, LRT Jabodebek kereta tanpa masinis terlebih dahulu harus menjalani pengujian di lapangan.

Listrik PLN Dongkrak Produktivitas Kebun Melon Hidroponik Petani Blora

Peresmian penyambungan listrik daya 5.500 VA yang mensuplai kebutuhan listrik kebun melon dengan sistem hidroponik tersebut diselenggarakan Rabu (13/10/2021).

Aplikasi PLN Mobile Punya Banyak Fitur Baru, Bisa Beli Token Rp5.000

Kali ini PLN menghadirkan Major Launch atau Grand Launching PLN Mobile, dengan sejumlah fitur canggih baru untuk kemudahan layanan bagi pelanggan.