Suksesi Mangkunegaran Memanas, Ini Kata Pemerhati Budaya Solo

Suksesi kepemimpinan di Pura Mangkunegaran Solo memanas setelah nama GPH Bhre Cakrahutomo disebut sebagai calon terkuat KGPAA Mangkunagoro X.

 Pura Mangkunegaran Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Pura Mangkunegaran Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Suksesi penerus kepemimpinan di Pura Mangkunegaran Solo memanas seiring menguatnya nama GPH Bhre Cakrahutomo. Nama calon Mangkunagoro (MN) X disebut sudah mengerucut kepada putra bungsu MN IX tersebut.

Informasi tersebut memancing reaksi dari GPH Paundrakarna Suryojiwonagoro yang melalui akun Instagramnya, @gphpaundrakarna1, memberikan komentar dalam unggahan berita Solopos.com berjudul “Berusia 24 Tahun, Ini Sosok Bhre Calon Terkuat Mangkunagoro IX” di akun Instagram @solopos_com, Kamis (20/1/202).

PromosiBakal Tampil di Setiap Acara Resmi ASEAN, Senam Khas Bali Naik Kelas

Tak hanya Paundra, ibundanya yaitu Sukmawati Soekarnoputri melalui akun Instagram @sukmawatisukarnoputri juga turut berkomentar. “Yg direstui olh Alm Presiden Dr Ir Sukarno dan Alm MN VIII adalah GPH Paundrakarna putera pertama dan sangat menyatu dengan seni budaya MN dan Solo,” tulisnya.

Baca Juga: Bhre Disebut Calon Terkuat MN X, Begini Komentar Panjang Lebar Paundra

Dimintai pendapatnya mengenai perkembangan terbaru dalam suksesi Mangkunegaran tersebut, pemerhati budaya Kota Solo, Tundjung W Sutirta, mengaku tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi di dalam keluarga inti Mangkunagoro X saat ini. Namun ia menekankan pentingnya untuk tidak membiarkan kekosongan kepemimpinan di Pura Mangkunegaran Solo

Memicu Banyak Kepentingan

Sebab, menurutnya, kekosongan penerus takhta yang terlalu lama bisa memicu banyak kepentingan untuk masuk. Namun, sebagai bagian dari masyarakat Solo dan pemerhati budaya ia pun hanya bisa menunggu.

Baca Juga: Suksesi Mangkunegaran Solo, Paundrakarna Sebut Bhre Boneka Ibunya

“Dulu juga sudah saya sampaikan, jangan terlalu lama ada kekosongan penerus takhta. Sebab bisa banyak kepentingan yang akan mempengaruhi penetapan bagi sosok penerus. Saya sebagai masyarakat dan pemerhati budaya bersikap menunggu saja,” jelasnya melalui pesan Whatsapp kepada Solopos.com, Jumat (21/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, informasi mengenai suksesi kepemimpinan di Mangkunegaran Solo di mana nama Bhre Cakrahutomo disebut sebagai calon terkuat penerus KGPAA Mangkunagoro IX memancing reaksi dari GPH Paundrakarna. Paundra merupakan putra tertua Mangkunagoro IX yang juga dinilai berhak menjadi penerus takhta sang ayah.

Baca Juga: Pemerhati Budaya: Suksesi Mangkunegaran Solo Sebaiknya Jangan Lama-Lama

Komentar Paundra

Melalui akun Instagram @gphpaundrakarna1, Paundra memberikan komentar cukup panjang pada unggahan berita Solopos.com berjudul “Berusia 24 Tahun, Ini Sosok Bhre Calon Terkuat Mangkunagoro IX” di akun Instagram @solopos_com, Kamis (20/1/202). Berikutnya komentarnya:

“Bhre yang berpendidikan tinggi janganlah kamu berani-berani nggih, gunakan akal pikiranmu yang sehat secara baik dan Benar, gunakan nalarmu dan gunakanlah hatimu dan nurani’mu bila masih ada di dalam dirinu,,
Kamu haruslah sadar diri kamu itu anak ragil/anak Bungsu yang dijadikan alat oleh Ibu kamu untuk memenuhi Egonya dan untuk mewujudkan Ambisinya semata ingin terus jadi Ratu dan berkuasa lagi dengan menjadikan anak bungsunya jadi Boneka (alat) sang Ibunya,,
Aku mrasa kasihan sama kamu Bhre,, Ibu tiri sayalah yang membuat hubungan baik saya dengan Ayahanda saya, dengan Sura dan dengan Bhre jadi tidak baik dan tidak sehat,,
Bhre,,ingat yah aku ini adalah putra tertua dari Ayahandaku dan ‘bukan’ Ayahandamu,,
Jadi jangan berani-berak ni nggih dengan aku, putra tertua yang jelas-jelas nyata-nyata sangat mirip dengan Ayahandaku,,
Aku berempati sama kamu Bhre, kamu harus tau Ibu kamu itu banyak mengarang cerita dan kebohongan-kebohongan,, Ya termasuk kamu itu adalah bagian dari kebohongan dari sekian banyak lagi kebohongan-kebohongan yang dia ciptakan dan dia sebarkan,,
Begitu lah Bhre Sang Pangeran Muda Sang Pewaris Tahta andalan Ibunya,,
Dan Bhre,,,berpikirlah yang jernih dengan hati dan budi pekerti yang luhur,, Kasihanilah aku, mba’ Menur, para Gusti-Gusti, Keluarga Puro Mangkunegaran yang asli, poro Abdi-poro Sentono-poro masyarakat kawulo alit Puro Mangkunegaran nggih,, Kasihanilah kami dan beliau-beliau yang sudah sepuh-sepuh nggih Bhre,,
Bhre,,andaikan sajaa kamu bukan anak dari Ibu tiriku, maka kita berdua akan selalu baik-baik saja,,”.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini (20/5/2022): Potensi Hujan Sore-Malam

Prakiraan cuaca Boyolali hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa  disimak secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Jumat Ini: Siang Panas, Sore Hujan Deras

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Jumat 20 Mei 2022 disajikan secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat (20/5/2022): Sore Waspada Hujan Lebat

Berikut ini bisa disimak prakiraan cuaca Solo hari ini Jumat 20 Mei 2022.

Jadi Tumpuan Pemulihan Ekonomi, UMKM Masih Saja Sulit Akses Kredit Bank

Para pembicara dalam KUR Fintech Festival 2022 di Solo Technopark kompak mengatakan UMKM saat ini masih sulit mendapat akses kredit bank untuk penguatan modal.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Ini (20/5/2022): Pagi Berawan, Siang Mulai Hujan

Informasi prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Siang Hujan Ringan, Sore Lebat

Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca Karanganyar hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 20 Mei 2022: Awas Hujan Lebat Sore Hari

Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak dalam artikel ini.

Belum Ada Kasus, Lurah Di Solo Minta Warga Tetap Waspada Hepatitis Akut

Sejumlah lurah di Kecamatan Laweyan, Solo, mengimbau para ketua RT dan RW agar tetap mewaspadai penularan hepatitis akut meski belum ada kasus sejauh ini.

Punya Seribuan Hewan Kurban, Begini Langkah Lazismu Solo Antisipasi PMK

Lazismu Solo yang memiliki seribuan hewan kurban sapi dan kambing telah mengambil langkah antisipasi agar hewan kurban tersebut tidak terkena wabah PMK.

Banyak Pertanyaan Soal Pendaftaran PKL CFD, Ini Jawaban Disdag Solo

Dinas Perdagangan (Disdag) Solo mendapatkan banyak pertanyaan dari para PKL yang ingin berjualan di area car free day atau CFD pada Minggu pagi.

Meriah! Pelaksanaan Karya Potensi Akademik di Disdikbud Wonogiri

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri menggelar Gelar Karya Potensi Akademik di area parkir indoor gedung B Disdikbud Wonogiri, Kamis (19/5/2022).

Kisah Calo Tiket Bioskop Era 1980-An di Solo: Film India Paling Ramai

Seorang warga Purbowardayan, Tegalharjo, Jebres, Solo, menceritakan saat dirinya menjadi calon tiket Bioskop Rama Theatre pada era 1980-an.

Mahasiswa Akper Patria Husada Surakarta KKN di Jotangan Klaten

Sebanyak 16 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Patria Husada Surakarta mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Klaten, sejak Rabu (11/5/2022).

Sukoharjo Targetkan Cetak 1.000 Petani Milenial Tahun Ini

Petani milenial tidak harus turun ke sawah tetapi memiliki ide dan inovasi untuk mengembangkan wilayahnya masing-masing.

Ini Bakpia Bayat Klaten yang Dipasarkan hingga Luar Jawa, Pernah Coba?

Di Dusun Winong, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, terdapat rumah produksi bakpia yang sudah merambah sampai luar Jawa.

Heboh Badarawuhi Di Film KKN Desa Penari, Di Solo Juga Ada Ular Mistis

Seperti kisah Badarawuhi, lelembut berwujud asli ular di film KKN Di Desa Penari, di Solo juga ada cerita rakyat mengenai kemunculan ular mistis di beberapa kesempatan.