Sukiman: Saya Menyerah Nyalon Bupati di Sragen Kali Ini, Tunggu 2024!
Politikus Sragen Saiful Hidayat (tengah) mempertemukan Dedy Endriyatno (kanan) dan Sukiman (kiri) di sebuah rumah makan di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (25/2/2020) dini hari. (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Kegagalan melenggang sebagai calon bupati (cabup) dalam Pilkada Sragen 2020 tidak membuat Sukiman patah semangat. Dia pun bertekad meramaikan kembali bursa cabup dalam Pilkada Sragen 2024 mendatang.

"Di pilkada saat ini, untuk sementara saya menyerah. Silakan Sragen dikelola oleh pemimpin dengan gaya leadership yang lama. Saya sudah berikhtiar. Saya hanya menawarkan pilihan lain bagi warga Sragen," ucapnya saat ditemui wartawan di kediamannya di Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, Senin (14/9/2020).

Di Lereng Merapi Daerah Klaten Ini Dilarang Teriak-Teriak Kalau Enggak Pengin Kesurupan

Meski gagal melenggang sebagai cabup di Pilkada Sragen 2020, dia bertekad turut meramaikan bursa cabup dalam Pilkada Sragen 2024. Oleh karenanya, semua pihak yang tergabung dalam tim pemenangann pasangan Sukiman-Iriyanto (Kito) tidak akan dibubarkan.

Bahkan, Sukiman bemaksud mendirikan Paguyuban Kito guna membangun kesolidan di antara mereka. Sukiman mengganggap tim yang berada di belakangnya merupakan aset penting bagi dia dan Kabupaten Sragen.

"Tim ini merupakan aset berharga yang dibangun dengan susah payah. Ini aset bukan hanya bagi saya, tetapi bagi Sragen. Ke depan, tim ini akan menelurkan new leader yang membawa semangat perubahan baik itu dalam sistem rekruitmen pegawai, kurangi penganguran dan entaskan kemiskinan yang masih tinggi di Sragen. Itu bisa dilakukan kalau seorang leader itu pernah mengalami sendiri hal sulit," kata Sukiman.

Duh, 12 Desa di Klaten Alami Krisis Air Bersih

Sukiman tidak ragu menatap Pilkada Sragen 2024. Bersama timnya yang sudah terbentuk pada saat ini, dia yakin bisa melenggang sebagai cabup di Pilkada 2024.

"Insaallah saya akan maju lagi [di Pilkada 2024]. Kalau tidak lewat jalur partai ya lewat jalur independen. Saya akan kembali untuk menyuguhkan pilihan baru bagi warga Sragen. Seorang anak buruh tani dan seorang pekerja keras yang diharapkan bisa membawa perubahan baru bagi Sragen ke depannya," ucap Sukiman.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom