Sudirman Said. (Instagram-@pak.sudirman.said)

<p><strong>Solopos.com, JAKARTA &mdash;</strong> Calon gubernur Jawa Tengah (Jateng) Sudirman Said bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6/2018). Pada pertemuan itu, Sudirman melaporkan berbagai dugaan kecurangan yang terjadi dalam Pilgub Jateng 2018.</p><p>"Skor sementara dari <em>quick count</em>, kita memperpoleh 43 [persen]-lah. Dalam situasi yang patut kita syukuri. Banyak kejutan ya," kata Sudirman Said sebagaimana dikutip laman aneka berita <em>Liputan6.com</em>.</p><p>Selain melaporkan hasil <em>quick count</em>, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang didepak sesaat setelah mengungkap skandal Papa Minta Saham PT Freeport Indonesia itu juga sempat bercerita tentang beberapa kejadian saat pemungutan suara pilkada berlangsung. Salah satunya soal dugaan kecurangan.</p><p>"Ada survei yang men-<em>downgarde</em> kita terus. Kemudian juga ada beberapa kecurangan yang tertangani. Bahkan sempat ada kematian pada tim kita saat dia membawa uang saksi," ujar Sudirman Said.</p><p>Menurut dia, sopir pengantar uang saksi itu juga sempat dituduh sebagai pengedar narkoba. Uang saksi yang sedang dibawa pun dianggap sebagai uang hasil transaksi narkoba. "Tim saya dituduh sebagai pengedar narkoba dan uang yang dibawa dituduh hasil transaksi narkoba. Itu berdampak pada keterlambatan," ucap Sudirman Said.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten