Sudirman Said. (Instagram-sudirmansa1d)

Semarangpos.com, BREBES - Calon gubernur (cagub) nomor urut 2 pada Pemilihan Gubernur -Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dalam rangkaian pilkada serentak 2018, Sudirman Said, menegaskan ingin membuat Jateng sebagai rumah santri, bukan kandang banteng yang berarti basisnya pendukung PDI Perjuangan yang berlambang kepala banteng. Hal itu ia ungkapkan kala berkunjung ke Pondok Pesantren Salafiyah Al Falah, Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jateng, Sabtu (19/5/2018) lalu.

Sudirman Said menjelaskan jumlah pondok pesantren yang cukup banyak membuat Jateng tak pantas menyandang julukan kandang banteng. "Saya ingin mengawali silaturahmi di sini dengan sebuah pertanyaan, apa betul Jateng ini kandang banteng? Karena faktanya, ternyata jumlah pesantrennya sangat banyak, di mana-mana muncul simbol keagamaan," ungkapnya seperti dikutip tim sukarelawan Sudirman Said di akun Instagram @pak.sudirman.said, Selasa (22/5/2018).

Cagub yang didampingi Ida Fauziyah di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu menegaskan Jateng lebih pantas menyandang julukan rumah santri, bukan lagi kandang banteng. "Ini adalah rumah bersama, rumah orang beriman, rumah santri, dan rumah orang beragama," lanjut pria yang akrab disapa Pak Dirman tersebut.

Di akhir pernyataannya, cagub nomor urut 2 di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu menegaskan ingin mengubah anggapan dari Jateng sebagai kandang banteng menjadi Jateng sebagai rumah santri. "Saya ingin mengubah anggapan kandang banteng di Jawa Tengah menjadi rumah bersama bagi para santri," pungkas Sudirman Said.

Mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) yang kini maju sebagai cagub didampingi cawagub Ida Fauziyah di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu memang beberapa kali mengungkapkan rasa tak nyamannya dengan julukan kandang banteng di Jateng. Sudirman Said bahkan pernah menegaskan ingin mematahkan mitos politik yang menyebut Jateng sebagai kandang banteng dengan memenangi Pilgub Jateng 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten