Tim advokasi Sudirman Said-Ida Fauziyah saat melaporkan akun @KakekDetektif di Mapolda Jateng, Semarang, Jumat (22/6/2018). (Istimewa-tim media Sudirman-Ida)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &ndash;</strong> Tim Advokasi Pemenangan<a title="Setelah Ida Fauziyah, Sabyan Gambus Bakal Tampil Bareng Sudirman Said" href="http://semarang.solopos.com/read/20180622/515/923411/setelah-ida-fauziyah-sabyan-gambus-bakal-tampil-bareng-sudirman-said"> Sudirman Said-Ida Fauziyah</a> resmi melaporkan akun Twitter <em>@KakekDetektif</em> ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), Jumat(22/6/2018). Akun yang memiliki <em>follower</em> hingga 283.000 itu dilaporkan karena dianggap menyebar kampanye hitam berupa fitnah terkait perselingkuhan pasangan calon (paslon) nomor urut dua dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018.</p><p>&ldquo;Kami secara resmi melaporkan akun <em>@KakekDetektif</em> ke Polda Jateng. Sejak 10 Juni 2018 setidaknya ada delapan status [kicauan] yang ditulis dan semua berupa fitnah yang menyerang pasangan Sudirman-Ida,&rdquo; ujar tim Advokasi Pemenangan Sudirman-Ida, Denny Septiviant, seusai melapor ke SPKT Polda Jateng, Semarang, Jumat sore.</p><p>Sebelumnya, akun Twitter <em><a title="Dituduh Selingkuh dengan Sudirman Said, Ida Kucurkan Air Mata" href="http://semarang.solopos.com/read/20180621/515/923289/dituduh-selingkuh-dengan-sudirman-said-ida-kucurkan-air-mata">@KakekDetektif</a>&nbsp;</em> diduga menyebar kampanye hitam jelang pencoblosan di pilkada atau Pilgub Jateng 2018. Akun itu menulis kata-kata yang dianggap fitnah berupa perselingkuhan Sudirman dan Ida di Hotel Novotel, Semarang.</p><p>Kicauan terkait perselingkuhan itu ditulis akun <em>@KakekDetektif</em> pada Senin (18/6/2018). Ida yang mengetahui hal itu pun merasa marah dan sedih hingga menitikan air mata saat memberikan pernyataan resmi di depan awak media di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6/2018).</p><p>Sementara itu, Deni mengaku tindakan melaporkan akun Twitter <em>@KakekDetektif</em> itu dilakukan sebagai bentuk ketegasan terhadap penyebar fitnah dan hoax. Ia pun berharap aparat kepolisian segera memberikan respons dengan mencari pemilik akun tersebut.&nbsp;</p><p>&ldquo;Akun itu dianggap menghina, mencemarkan nama baik, dan melanggar UU ITE sebagaimana diatur pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 UU ITE atau pasal 36 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE,&rdquo; tegas Deni.</p><p>Tim advokasi lainnya, Listiyani, berharap polisi segera menangkap pemilik akun <em>@KakekDetektif.</em> Ia tidak mau kasus serupa kembali terjadi karena sangat meresahkan.</p><p>&ldquo;Pelaku harus ditangkap, dihukum sesuai apa yang dilakukan. Kami sangat menyayangkan, penyelenggara dan pengawas Pilgub tidak bergerak cepat. Padahal, sudah jelas ada unsur black campaign,&rdquo; tuturnya.</p><p>Sementara itu, anggota tim pemenangan <a title="Ganjar Pranowo Bantah Permalukan Sudirman Said Saat Debat" href="http://semarang.solopos.com/read/20180622/515/923680/ganjar-pranowo-bantah-permalukan-sudirman-said-saat-debat">Sudirman-Ida,</a> Sukirman, meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam menerima informas di media sosial (medsos). Jangan sampai demokrasi di Jateng rusak karena informasi yang tidak benar di medsos. &ldquo;Semakin dekat Pilgub, semakin banyak black campaign. Masyarakat harus ikut mengawasi agar tak ada kecurangan,&rdquo; ujar Sukirman.</p><p>Akun <em>@KakekDetektif</em> memang kerap menebar informasi terkait kandidat yang bersaing di pilkada serentak 2018. Tak hanya di Jateng, baru-baru ini akun <em>@KakekDetektif</em> juga menyerang kandidat gubernur pada Pilgub Sumbar 2018, Edy Rahmayadi.</p><p>Akun <em>@KakekDetektif</em> sebelumnya juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera. Namun, hingga kini akun yang memiliki <em>follower</em> hingga 283.000 dan telah menebar 4.500 kicauan itu masih tetap beredar di jejaring medsos.&nbsp;</p><p><strong><em><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</em></strong></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten