Kategori: Boyolali

Sudah Sembuh, Sumber Penularan Covid-19 Ibu Melahirkan Asal Boyolali Belum Ketahuan


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, BOYOLALI -- Ibu melahirkan asal Kecamatan Nogosari, Boyolali, yang sempat dinyatakan positif Covid-19 telah sembuh sejak Rabu (6/5/2020). Anak yang dilahirkannya juga dinyatakan negatif Covid-19.

Meski demikian, sumber penularan virus corona ibu melahirkan itu belum diketahui. Dia kemungkinan tidak tertular dari suaminya karena hasil tes swab suaminya negatif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan ibu melahirkan asal Nogosari itu berinisial DS, 37. Sebelumnya yang bersangkutan dirawat di RSUD dr Moewardi, Solo.

Tambah 11 Dalam Sehari, Kasus Positif Virus Corona Sukoharjo Jadi 51 Orang

Perempuan Boyolali itu terkonfirmasi positif Covid-19 pada 24 April atau sekitar 12 sebelum dinyatakan sembuh. Saat akan melahirkan, pasien kasus 06 tersebut masuk Rumah Sakit atau RS UNS Solo. Awalnya dia hendak menjalani operasi caesar.

Namun melihat gejala pasien yang terus batuk, akhirnya rumah sakit melakukan pemeriksaan swab kepadanya. Ternyata dari hasil swab tersebut positif Covid-19. DS kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi.

"Jadi pada 6 Mei kemarin kami menerima kabar baik dari RSUD dr Moewardi Solo, pasien DS telah sembuh dan diperbolehkan pulang," kata Ratri dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (8/5/2020).

Kasus Ke-26 Positif Corona Solo Ternyata Istri Pasien Asal Mojosongo Yang Sudah Sembuh

Kamis (7/5/2020) malam, tim dari Puskesmas Nogosari, Boyolali,  menjemput pasien Covid-19 yang sembuh tersebut di RSUD dr Moewardi. Saat ini, ibu dan anaknya sudah ada di rumah.

Rumah Sakit Darurat

Dokter spesialis paru di Boyolali, Nugroho, mengatakan setelah dirujuk, pasien kemudian dirawat di RSUD dr Moewardi. "Di rumah sakit itu pasien kemudian dirawat dan bayinya juga dilahirkan. Bayi tersebut kemudian juga dilakukan swab dan hasilnya negatif. Suaminya juga negatif," kata dia.

Saat ini pasien sudah berada di rumahnya. Meski begitu pasien masih harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Rekor! Kasus Positif Corona Sragen Bertambah 9 Orang Dalam Sehari

Di sisi lain, Nugroho yang bertanggung jawab di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Boyolali, mengatakan saat ini rumah sakit tersebut merawat lima pasien positif Covid-19.

Di antara mereka ada empat pasien dari klaster Gowa serta satu pasien dari Juwangi. "Minggu depan kami lakukan swab ulang. Kalau dua kali swab hasilnya negatif kami pulangkan," lanjut dia.

Sedangkan kasus positif pada anak usia 13 tahun asal Kecamatan Simo, Nugroho mengatakan saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien tersebut tidak jadi dibawa ke RS darurat atas pertimbangan psikologis.

Share