Sudah Jalankan Protokol Kesehatan Saat Pelipatan Kertas Suara, Jangan Lupa 3M Saat Pemungutan Suara

KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan saat pelipatan kertas suara untuk Pilkada 2020.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Boyolali (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, BOYOLALI - KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan saat pelipatan kertas suara untuk Pilkada 2020. Mereka pun diimbau untuk tak lupa protokol saat pemungutan suara.

Seperti diketahui, pilkada serentak akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Logistik pilkada pun telah sampai di sejumlah daerah, salah satunya Kabupaten Boyolali. Saat melakukan pelipatan kertas suara, KPU Boyolali menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Warga Ngeyel Berkerumun di Patung Kuda Solo Baru, Satpol PP Sukoharjo Capek Kucing-Kucingan

“Kami harus mematuhi protokol kesehatan. Dari 50 orang yang ikut, kami bentuk lima kelompok. Satu kelompok terdiri dari 10 orang. Dari 10 orang itu juga kami pisahkan menjadi dua, masing-masing lima orang. Agar tidak ada kerumunan,” kata Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, seperti diberitakan Solopos.com, Kamis (26/11/2020).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan protokol kesehatan tak cuma diterapkan saat persiapan pilkada. Justru penerapan protokol kesehatan sangat penting dilakukan pada hari H yakni pemilihan dan pemungutan suara.

Cegah Persebaran Covid-19, Parkir Mal di Soloraya Bayar Murah, Cashless, dan Touchless

Protokol kesehatan itu berupa penggunaan masker bagi panitia maupun warga yang memilih. Kemudian mencuci tangan sebelum memasuki area pencoblosan, dan menjaga jarak satu sama lain di lokasi.

"Pastikan tidak terjadi penumpukan dan kerumunan di TPS. Bagi masyarakat, mohon perhatikan jarak aman saat mengantri di dalam dan diluar TPS," ujar Wiku seperti dilansir Covid19.go.id.

"Mari kita semarakkan pesta demokrasi ini dengan aman, serta tetap mengutamakan protokol kesehatan di setiap sendinya," lanjut Wiku.

Tak Kuat Nanjak, Minibus Rombongan Pengantin di Sambirejo Sragen Terperosok ke Tebing

Berita Terbaru

Pabrik di Wonogiri Boleh Beroperasi Selama PPKM, Asal...

Solopos.com,WONOGIRI -- Pabrik di Wonogiri tidak mengurangi jam operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun protokol kesehatan harus...

Satpol PP Karanganyar Minta Jogo Tonggo Ikut Awasi Pedagang

Solopos.com,  KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar mengajak Satgas Jogo Tonggo untuk berkolaborasi mengawasi warung dan angkringan saat malam hari...

Warga Isolasi Mandiri Karena Covid-19 di Jetis Karanganyar Dapat Rp20.000 Per Hari

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar, memiliki strategi khusus merawat warga yang menjalani isolasi mandiri karena...

Deteksi Dini Penularan Covid-19 di Sukoharjo Makin Agresif

Solopos.com, SUKOHARJO – Upaya deteksi dini penularan Covid-19 di Sukoharjo kian agresif dengan melakukan uji swab dan rapid test....

Satgas Covid-19 Solo: Dampak PPKM Baru Bisa Dirasakan 2 Pekan Lagi

Solopos.com, SOLO -- Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakata atau PPKM pada...

Langgar Prokes, 5 Pedagang Pasar Kebakkramat & Palur Dilarang Jualan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Karanganyar menyidak Pasar Kebakkramat dan Pasar Palur untuk...

Ini Temuan Satpol PP Selama Satu Pekan PPKM di Wonogiri

Solopos.com, WONOGIRI -- Satu pekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Wonogiri, pusat perbelanjaan, warung makan dan...

Tim Ahli Satgas Klaten Usulkan Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Diberi Penanda Khusus

Solopos.com, KLATEN – Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengusulkan pemberian tanda khusus bagi warga terkonfirmasi positif...

Cegah Persebaran Covid-19 dengan Nyatakan Saya Siap Divaksin

Solopos.com, SRAGEN — Warga asal Dukuh Rejosari RT 004, Desa Donoyudan, Kalijambe, Sragen, Johan Wahyudi, 49, menyatakan siap divaksin...

Belasan Hajatan Digelar Pekan Ini Di Gondangrejo Karanganyar, Camat: Abaikan Prokes, Bubarkan!

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, mengancam membubarkan hajatan semasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) apabila tidak mematuhi...