Sudah Dipasangi Lampu Bangjo, Kapan Pertigaan Wika Boyolali Dibuka?
Kendaraan melintas di kawasan pertigaan Wika, Mojosongo yang masih tertutup water barrier, Minggu (23/12/2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI -- Pertigaan Wika di Kecamatan Mojosongo, Boyolali, akhirnya dipasangi traffic light atau lampu bangjo untuk mengatur arus lalu lintas di jalan Solo-Semarang tersebut. Saat ini pemasangan lampu sudah selesai dan pengoperasiannya menunggu koordinasi pihak terkait.

Bukaan median jalan di pertigaan ini ditutup dengan water barrier sejak kecelakaan antara bus dan minibus yang menewaskan tujuh orang, Oktober. Sebelumnya, beberapa kecelakaan yang mengakibatkan kerugian besar termasuk nyawa juga terjadi di pertigaan ini.

Pihak terkait seperti Dishub dan Satlantas Polres Boyolali kemudian mengadakan rapat dan menyepakati pertigaan Wika akan dibuka dengan beberapa syarat. Syarat itu di antaranya pemasangan lampu banjo.

Lampu bangjo dipasang di tiga lokasi, yakni dua lokasi di jalan Solo-Semarang untuk mengatur kendaraan dari arah barat dan timur dan satunya lagi di jalan menuju PT Wijaya Karya (Wika) Beton untuk mengatur kendaraan dari dan menuju arah utara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali Untung Raharjo mengatakan pertimbangan pemasangan lampu bangjo di kawasan tersebut anara lain kondisi pertigaan yang strategis. Pertigaan itu menjadi akses pengguna jalan dari arah timur (Solo) menuju ke utara atau PT Wika Beton dan permukiman sekitarnya hingga ke Desa Kragilan atau Desa Kiringan dan sebaliknya.

“Pertimbangannya antara lain akses jalan pertigaan tersebut sangat strategis untuk kelancaran pengguna jalan baik dari arah timur menuju ke kanan maupun dari perkampungan menuju jalan Solo-Semarang yang akan menuju ke arah Solo maupun ke Boyolali Kota atau Klaten via Jatinom,” ujarnya kepada Solopos.com, Minggu (23/12/2018).

Selain itu, dengan dioperasikannya jalan tol, volume kendaraan dari pintu keluar (exit) tol Mojosongo menuju jalan Solo-Semarang via pertigaan Wika semakin meningkat.

“Apalagi exit tol Boyolali sudah dibuka tentu volume kendaraan akan semakin banyak yang menggunakan khususnya yang keluar tol hendak ke Boyolali Kota, Klaten, dan Jogja, dan sebaliknya,” imbuh Untung.

Sementara itu, pertigaan Wika juga menjadi akses utama kendaraan-kendaraan berat milik PT Wika Beton yang letaknya tak jauh dari pertigaan.

“Berdasar pertimbangan-pertimbangan itu, akhirnya di pertigaan itu dipasang traffic light. Pemasangan ini juga sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat Bidang Lalu Lintas,” lanjutnya.

Rencananya, lampu bangjo itu dioperasikan dalam waktu dekat setelah ada koordinasi dengan semua pihak terkait seperti Dishub, Balai Besar Jalan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Bina Marga Provinsi Jateng, Polres Boyolali dan lainnya.

Di sisi lain, biaya pemasangan lampu bangjo itu ditanggung PT Wika melalui corporate sosial responsibility (CSR) perusahaan tersebut.

Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom