Ilustrasi ancaman pistol. (Solopos-Dok)

Solopos.com, KLATEN -- Suara letusan senjata api mengagetkan warga yang beraktivitas di sekitar jalan raya Klaten-Solo, Desa Jonggrangan, Kecamatan https://soloraya.solopos.com/read/20181220/493/960137/smpn-2-juwiring-klaten-dibobol-maling-33-cpu-dan-24-monitor-lcd-raib" title="SMPN 2 Juwiring Klaten Dibobol Maling, 33 CPU dan 24 Monitor LCD Raib">Klaten Utara, tak jauh dari SPBU Jonggrangan, Jumat (10/5/2019) siang. Pemilik warung dan warga berhamburan keluar untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Suara letusan itu ternyata dari senjata api polisi yang tengah berusaha menangkap seorang pencuri bermodus gendam atau hipnotis. Peristiwa penangkapan itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Salah satu karyawan warung bakso di sekitar https://soloraya.solopos.com/read/20190121/493/966538/pasien-rumah-sakit-jiwa-klaten-bobol-mesin-atm" title="Pasien Rumah Sakit Jiwa Klaten Bobol Mesin ATM">lokasi, Andi, 23, mengatakan awalnya hanya mendengar suara letusan dua kali dan terdengar cukup keras dari arah jalan raya. Ia bergegas keluar warung lantaran penasaran penyebab letusan tersebut.

Saat itu, ia sudah melihat dua mobil parkir di tepi jalan. Seorang pria diborgol keluar dari mobil dan dinaikkan ke mobil lainnya. Satu di antara orang-orang yang membawa pria tersebut berjalan sambil mengarahkan pucuk pistol ke atas.

Andi menuturkan peristiwa itu berlangsung singkat, hanya sekitar 10-15 menit. Ia tak mengetahui ke mana mobil berisi pria yang ditangkap tersebut melaju selain ke arah Solo.

“Yang jelas setelah kejadian itu banyak warga berkerumun di sekitar lokasi,” kata dia saat ditemui wartawan.

Kasubag Humas Polres Klaten, Iptu Suharto, mewakili Kapolres https://soloraya.solopos.com/read/20180521/493/917466/tepergok-curi-kotak-infak-pria-jabar-dihajar-massa-di-klaten" title="Tepergok Curi Kotak Infak, Pria Jabar Dihajar Massa di Klaten">Klaten, AKBP Aries Andhi, membenarkan aksi penangkapan itu dilakukan polisi dari Satreskrim Polres Klaten. “Itu penangkapan pelaku gendam oleh Satreskrim. Setelah penangkapan, pelaku diserahkan ke Polsek Prambanan. Kejadiannya [pencurian] sekitar sebulan lalu,” kata dia.

Kasatreksrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, membenarkan dalam aksi penangkapan itu polisi mengeluarkan tembakan peringatan lantaran pelaku berniat kabur. Hanya, ia belum membeberkan secara detail identitas pelaku.

“Setelah kejadian kami langsung kirim ke [Polsek] Prambanan. Untuk informasinya nanti kami sampaikan lagi,” ungkapnya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten