SUARA ANEH DARI LANGIT : Ini Jawaban MUI Soal "Sangkakala" Misterius

SUARA ANEH DARI LANGIT : Ini Jawaban MUI Soal

SOLOPOS.COM - Suara misterius terdengar di langit Jerman (Istimewa/Youtube)

Suara aneh dari langit mendapat tanggapan dari MUI.

Solopos.com, SOLO – Dunia sedang dihebohkan dengan suara aneh dari langit. Suara misterius itu sempat dikaitkan dengan bunyi sangkakala yang menjadi tanda hari kiamat. Namun hal itu dibantah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketua MUI, Yunahar Ilyas, dalam tayangan Kabar Petang yang disiarkan stasiun televisi TV One, Selasa (26/5/2015), membantah bahwa suara itu adalah bunyi sangkakala yang dibunyikan malaikat Israfil sebagai tanda hari kiamat sesuai kepercayaan umat muslim.

“Saya punya keyakinan itu bukan bunyi sangkakala Isrofil dan bukan tanda hari kiamat,” tegas Yunahar.

“Dalam islam, tiupan sangkakala tanda kiamat itu akan terdengar di seluruh dunia. Tiupan pertama akan membuat seluruh makhluk mati, baru tiupan kedua semua hidup lagi,” imbuh Yunahar.

Menurutnya, tiupan sangkakala juga akan didahului dengan tanda-tanda hari kiamat lainnya, seperti matahari yang terbit dari barat.

Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) yang juga ikut menanggapi suara aneh dari langit itu menjelaskan suara misterius itu masih berasal dari bumi, bukan dari luar angkasa.

“Kalau [suara aneh] itu dari luar bumi tidak mungkin. Suaranya menjalar lewat medium udara. Kalau di luar angkasa kan tidak ada atmosfer, jadi tidak mungkin suara bisa merambat,” tutur Thomas Djamaludin selaku Ketua Lapan.

Meski belum mengetahui sumber suara misterius tersebut, Thomas menjelaskan suara itu bisa terjadi akibat aktifitas alam seperti angin. Suara dari alat industri maupun perangkat buatan manusia untuk tujuan penelitian juga dapat menjadi salah satu kemungkinannya.

Dihimpun Solopos.com dari situs berbagi video Youtube, suara aneh dari langit itu terdengar setidaknya di empat negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, Jerman dan Australia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Klaster Sangon Kulonprogo Tambah 45 Kasus Baru, Total Menjadi 107

Klaster sangon di Kabupaten Kulonprogo terus mengalami penambahan kasus positif. Ada tambahan 45 kasus baru sehingga total jadi 107 kasus.

DK PBB Segera Bahas Palestina, Indonesia Pesan ke 3 Negara

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengirimkan pesan kepada menlu tiga negara terkait Palestina menjelang rapat Dewan Keamanan PBB.

Kapolda Jateng: Balik Ke Jakarta Wajib Bawa Hasil Swab dan Surat Izin

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi meminta masyarakat yang hendak balik ke Jakarta membawa hasil uji swab dari fasilitas kesehatan lokal.

Israel Runtuhkan Kantor Al Jazeera & AP di Gaza

Gedung kantor media internasional Al Jazeera asal Qatar dan Associated Press asal Amerika Serikat di Jalur Gaza runtuh dibom Israel.

28 Pemudik ke Jateng Positif Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mengimbau masyarakat Jateng di perantauan untuk tidak mudik Lebaran 2021 demi mencegah Covid-19.

1,5 Juta Orang Bakal Balik ke Jabodetabek

Sebanyak 1,5 juta orang diperkirakan bakal berkendara memasuki wilayah Jabodetabek selama periode arus balik mudik Lebaran 2021.

Kapal Penangkap Ikan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia

Kementerian Luar Negeri menginformasikan adanya kapal penangkap ikan bernama KM Bandar Nelayan 188 yang kecelakaan mengalami kebocoran di Samudera Hindia.

Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Sebanyak sembilan orang menjadi korban perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali, Sabtu (15/5/2021) siang WIB. Sementara 11 orang lainnya dinyatakan selamat.

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.