SUARA ANEH DARI LANGIT : Disurati Lia Eden, Begini Reaksi Ahok

SUARA ANEH DARI LANGIT : Disurati Lia Eden, Begini Reaksi Ahok

SOLOPOS.COM - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (JIBI/Solopos/Antara)

Suara aneh dari langit ditanggapi Lia Eden dengan mengirim peringatan bahaya gempa bumi di Jakarta.

Solopos.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahata Purnama akhirnya berkomentar soal surat Lia Eden yang juga ditujukan padanya. Pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku takut membaca surat itu.

Seperti diketahui, belum lama ini, dunia dihebohkan dengan bunyi dari langit yang dipercaya sebagai bunyi terompet Sangkakala. Mengetahui hal itu, Lia Eden menyebut kiamat sedang dalam proses. Dia lantas menyurati figur penting nasional dan internasional.

Wanita bernama asli Lia Aminudin ini meramalkan Jakarta akan mendapat musibah gempa di akhir Mei 2015 ini. "Akan ada guncangan hebat melanda Jakarta, karena Tuhan sudah berketetapan membatalkan Surga-Nya di Jakarta," tulisnya melalui surat seperti dikutip Solopos.com dari Okezone, Kamis (28/5/2015).

Menanggapi hal ini Ahok enggan banyak berkomentar. Dia mengaku memerintahkan asistennya untuk membaca surat itu. Ahok takut menjadi pengikut sekte Eden itu.

"Aku tidak baca, asistenku saja yang baca," katanya sambil tertawa di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta selatan, Jumat (29/5), seperti dilansir Metrotvnews.com. "Nanti kalau aku baca jadi pengikut kali atau jadi tergoda."

Menurut Ahok, surat itu berisi peringatan bahwa Jakarta akan digoyang gempa dahsyat pada akhir Mei. "Sudahlah, yang seperti itu jangan diambil pusing. Lia Eden kirim surat ke saya, katanya utusan ruh Kudus. Aduh macam-macam aja, kita tidak usah pikirin ruh Kudus-kudusan lah," katanya.

Seperti diketahui, Lia Eden juga mengirim surat peringatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Direktur NASA, Duta Besar, Polri, KPK dan DPR serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan mengirimkan surat melalui berbagai media massa.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.