Tutup Iklan

Suap Rp700 Juta Antar Bupati Kuansing ke Sel Penjara

Ada kesepakatan antara Andi Putra dan SDR terkait persetujuan agar perkebunan milik PT AA dijadikan perkebunan kemitraan.

 Bupati Kuansing Andi Putra (detikcom)

SOLOPOS.COM - Bupati Kuansing Andi Putra (detikcom)

Solopos.com, JAKARTA — Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Andi Putra tak bisa melanjutkan tugasnya hingga 2026 setelah tersangkut dugaan suap perizinan perkebunan sawit.

Selain Andi, ada tujuh tersangka lain yang ditangkap termasuk ajudannya.

“KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar 8 orang. Di antaranya Bupati Kuansing, ajudan dan beberapa pihak swasta,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, mengatakan salah satu pihak swasta yang ditangkap berinisial SDR yang menjabat general manajer sebuah perusahaan.

“Kemudian SDR adalah General Manager PT AA,” lanjutnya.

Rp700 Juta

Lili mengatakan sudah ada kesepakatan antara Andi Putra dan SDR terkait persetujuan agar perkebunan milik PT AA dijadikan perkebunan kemitraan.

Andi Putra yang dilantik sebagai bupati pada awal 2021 diduga telah menerima uang sejumlah Rp700 juta dari SDR.

“Diduga telah dilakukan pemberian pertama oleh SDR kepada AP uang sebesar Rp500 juta. Lalu pada tanggal 18 Oktober 2021 SDR juga diduga kembali menyerahkan kesanggupan itu kepada AP menyerahkan uang sekitar Rp200 juta,” paparnya.

Andi Putra dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK setelah 17 jam diperiksa.

Baca Juga: OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Endus dari Transaksi Perbankan 

Pantauan Detikcom, Andi terlihat keluar dari gedung pemeriksaan di Polda Riau memakai jaket hitam dan kaus biru.

Ia keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 17.06 WIB dengan terburu-buru.

“Mohon doanya ya, biar lancar,” kata Andi saat ditanya terkait kasus yang menyeret dirinya, Selasa (19/10/2021).

Penasihat hukum menceritakan detik-detik Andi dibuntuti penyidik KPK.

Baca Juga: Kronologi Detail OTT Bupati Kolaka Timur yang Tersandung Suap Rp250 Juta 

Penasihat hukum Andi Putra, Dody, mengatakan kliennya berangkat dari Kuantan Singingi ke Pekanbaru, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Di perjalanan, Andi merasa dibuntuti orang tak dikenal.

“Di perjalanan dia dibuntuti, kemudian dia merasa takut, beliau tidak tahu juga kalau ada penangkapan di Kuansing itu,” terang Dody di Mapolda, Selasa (19/10/2021).

Bantah OTT

Merasa takut dibuntuti, Andi memutuskan mematikan handphone. Tiba di Pekanbaru, politikus Golkar tersebut menghubungi Dody.

“Karena takut, HP dimatikan. Dihubungi saya sekitar pukul 21.00 WIB, saya bilang ketemulah kita dulu. Pas ketemu ada yang menghubungi ajudannya, itu dari penyidik KPK,” kata Dody.

Dody tegas mengatakan Andi Putra tidak dalam kondisi terjaring operasi tangkap tangan.

“Pak Bupati tidak dalam kondisi tertangkap tangan menerima hadiah, tidak ada,” imbuh alumni Fakultas Hukum Universitas Riau tersebut.

Dody mengatakan kliennya memang berniat ke Pekanbaru dari Taluk Kuantan didampingi sopir dan ajudannya, Selasa (18/10). Namun, saat tiba di Pekanbaru pukul 21.00 WIB, Andi Putra dihubungi penyidik KPK.

“Kemarin pagi ke kantor, ke rumah pulang dan sekitar pukul 11.00 WIB berangkat dari rumah ke Pekanbaru. Setelah itu, sopirnya dihubungi penyidik KPK untuk merapat ke Polda,” kata Dodi.


Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Prisma Divonis Jadi Anak Zaman Ternyata Mampu Melampaui Zaman

Sejarah membuktikan Prisma telah dan mampu melampaui, dalam arti transcend, zaman yang melahirkannya, meski tidak selalu pada tingkat keberhasilan yang sama.

Cerita Kampung Renteng Jadi Lautan Debu, Tertimbun Abu Gunung Semeru

Kampung Renteng i Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi lautan debu akibat tertimbun abu vulkanik erupsi Gunung Semeru.

BNPB: 13 Orang Meninggal, Puluhan Warga Terluka akibat Erupsi Semeru

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengungkapkan erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur hingga Minggu (5/12/2021).

Cerita Wabup Lumajang: Warga Terjebak Erupsi Semeru, Kasihan Pak

BNPB menyiapkan dua unit helikopter untuk kebutuhan evakuasi korban letusan Gunung Semeru dan ada tiga satuan setingkat kompi TNI.

PVMBG: Sebaran Abu Vulkanik Gunung Semeru Bisa Lebih Jauh

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan sebaran abu vulkanik Gunung Semeru bisa lebih jauh dari saat ini.

+ PLUS KND Bisa Mendegradasi Isu Hak Asasi Manusia Menjadi Urusan Sosial

Dalam kenyataan empiris, salah satu kesulitan terbesar selama ini adalah mentransformasikan disabilitas dari isu sosial menjadi isu hak asasi manusia.

10 Berita Terpopuler: Harga Tanah di Solo Baru, Kisah Pilu Novia

Ulasan tentang harga tanah di Solo Baru, Sukoharjo menjadi berite terpopuler di Solopos.com, Minggu (5/12/2021) pagi.

Gunung Semeru Meletus, Waspada Potensi Lontaran Batu Pijar di Puncak

Ada beberapa potensi bahaya akibat Gunung Semeru meletus yang perlu diwaspadai.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Semarang

Hari kedua, Minggu (5/12/2021), Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group bersiap mengeksplorasi beragam layanan digital di Prodia dan XL Axiata yang menjadi tulang punggung ekonomi digital di Jawa Tengah.

Gunung Semeru Meletus, Merapi & 2 Gunung Lain Siaga

Peristiwa Gunung Semeru meletus memengaruhi kondisi tiga gunung berapi lain termasuk Merapi yang saat ini berada dalam status siaga.

Inilah Penyebab Gunung Semeru Meletus

Badan Geologi menduga Gunung Semeru meletus akibat curah hujan yang membuat kondisi endapan lava tidak stabil.

Sejarah Hari Ini : 5 Desember 1957, Geger Peristiwa Sinterklas Hitam

Beragam kejadian bersejarah terjadi pada 5 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya peristiwa Sinterklas Hitam.

Polisi Temukan Bukti Bripda RB dan Korban Dua Kali Aborsi

Polisi temukan bukti aborsi dalam kasus bunuh diri mahasiswi Mojokerto.

Polda Jatim Tahan Bripda RB Terkait Bunuh Diri Novia Widyasari

Polda Jawa Timur menahan Bripda RB terkait kasus bunuh diri mahasiswi Mojokerto.

Jembatan Putus Akibat Lahar Semeru, Jalur Piket Nol Lumajang Ditutup

Jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang lewat selatan di jalur Piket Nol ditutup total.