Polisi memeriksa kamar indekos yang jadi tempat kejadian perkara. (Detikc.om)

Solopos.com, SURABAYA -- Pria yang diduga tega membakar istrinya, Purwanto, 45, dituding temperamental. Ia kerap bertengkar dengan Putri, 25, istrinya. Segala kemauannya harus dituruti, jika tidak, Purwanto tak segan memukul istrinya yang baru dinikahi 2 bulan itu.

Ibu korban, Sumiyati, 40, mengaku selama ini Putri sering mencurahkan isi hatinya terkait suaminya yang memilih indekos di Ketintang Baru II No 3, Surabaya.

"Iya memang sebelumnya itu sering cekcok. Terlalu posesif memang suaminya ke anak saya. Selalu suka mengatur, segala sesuatu yang dia inginkan harus anak saya turuti kemauannya. Kalau tidak nurut, dia marah bahkan sampai mukul," ujar Sumiyati, di IGD RSU dr Soetomo, Surabaya, Selasa (15/10/2018), seperti dilansir detik.com.

Sumiyati tidak tahu betul penyebab si menantu tega membakar anaknya tersebut. "Tapi selama ini memang sering bertengkar karena suaminya itu posesif sekali. Contohnya, anak saya menyuruh suaminya mandi dengan melempar handuk mengenai mukanya. Begitu itu suaminya langsung marah, tidak terima gitu," jelas Sumiyati.

"Kalau namanya berdebat sampai cekcok itu sudah dari awal pernikahan. Usia pernikahan juga baru 2 bulan. Jadi anak saya itu janda, suaminya juga duda," kata Sumiyati .

Selama ini ia tidak tinggal bersama dengan anak dan menantunya tersebut.

"Saya tidak tahu, karena saya adalah asisten rumah tangga di daerah Ploso Timur sana. Dia kalau ada masalah sampai tertekan sama suaminya, langsung lari ke tempat kerja saya," tambahnya.

Sebenarnya, Sumiyati berencana mengajak anaknya pulang ke kampung halamannya ke Tuban. "Tapi karena tidak bawa baju, jadi rencana balik ke indekos untuk ambil baju tapi malah begini jadinya," kenang Sumiyati sambil menangis.

Sementara itu, motor matik yang dibawa kabur Purwanto rupanya milik penjaga indekos, Heri Suhandoyo, 46.

"Setiap hari meminjam motor saya. Dan tadi pas kabur juga memakai motor saya," kata Heri.

Terpisah, Wakapolsek Gayungan, AKP Widiantoro, mengatakan timnya masih mengejar pelaku. Saat ini korban, yang sebelumnya dibawa ke RSI Wonokromo, dirujuk ke RSU dr Soetomo.

Heri merupakan satu dari empat saksi yang diperiksa polisi di Polsek Gayungan terkait istri dibakar suami. Dia merupakan orang pertama yang menolong korban saat berteriak meminta tolong. Tiga saksi lainnya yang diperiksa adalah dua tetangga indekos dan Lia Santi, yang sempat membuka pintu kamar indekos serta membiarkan korban (Putri) masuk ke bak mandi lantaran tubuhnya kepanasan.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten