Kategori: Solo

Strategi Paslon Independen Bajo di Pilkada Solo: Sekasur Sedapur Sesumur, Apa Sih Artinya?


Solopos.com/Kurniawan

Solopos.com, SOLO -- Tim pemenangan pasangan calon atau paslon dari jalur independen, Bajo yang merupakan nickname dari Bagyo Wahyono-FX Supardjo, akan menerapkan strategi sekasur, sedapur dan sesumur di Pilkada Solo 2020.

Filosofi Jawa itu selama ini menjadi bagian strategi pendekatan organisasi kemasyarakatan Panji-Panji Hati atau Tikus Pithi Hanoto Baris dalam mencari anggota. Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto.

“Dengan modal yang kami punya akan kami kembangkan dengan pendekatan sekasur, sedapur, sesumur. Artinya mereka nanti kami kunjungi lagi, kami data lagi keluarganya agar menjadi bagian pendukung Bajo,” ujar dia kepada Solopos.com, Kamis (9/7/2020).

PT Menara Santosa Berharap Pemdes Blulukan Karanganyar Patuhi Putusan Pengadilan Soal Ganti Rugi TPS

Pendekatan sekasur, sedapur dan sesumur yang digunakan paslon Bajo di Pilkada Solo itu, kata Robert, yaitu mengerahkan jaringan pendukungnya untuk menggaet pendukung lainnya. Pendukung lain ini dari lingkup rumah tangga mulai dari keluarga inti hingga para teman dan tetangganya.

Pendekatan Personal

Pendekatan personal seperti itu diyakini akan lebih efektif untuk menggalang dukungan ketimbang kampanye pengerahan massa. Apalagi saat ini sedang masa pandemi Covid-19 yang membuat orang lebih banyak di rumah.

Sempat Viral, Spanduk Pasar Rakyat Alkid Solo Hanya Terpasang Beberapa Jam

“Dengan modal suara saat ini sekitar 35.000 warga Solo, kami tinggal mengembangkan saja ke lingkup kanan kiri dan depan belakang. Hal ini agar lebih banyak lagi dukungan yang datang ke pasangan cawali-cawawali kami,” sambung dia.

Apalagi pendukung paslon Bajo di Pilkada Solo yang terdaftar saat ini berasal dari 54 kelurahan. Artinya pesebaran pendukung Bajo merata di semua kelurahan sehingga sangat strategis dalam misi pengembangan yang lebih luas lagi.

Mengejutkan! Ini Kandidat Nomor 1 Cawawali Solo Pendamping Gibran

“Dengan persebaran pendukung yang merata seperti ini akan memudahkan kami menjangkau warga Solo di semua wilayah. Tinggal nanti kami lebih mengenalkan sosok pasangan Bajo dan menyampaikan program kami,” kata dia.

Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo sedang melakukan verifikasi faktual (verfak) pendukung pasangan Bajo sebanyak 35.142 orang. Proses yang dimulai 28 Juni 2020 itu akan berakhir pada Sabtu (11/7/2020) mendatang.

Share

Berita Terkini

Pixel Coffee and Kitchen Solo Beri Pelatihan Bikin Minuman Ala Kafe Di Rumah

Solopos.com, SOLO -- Manajemen Pixel Coffee and Kitchen Solo menggelar pelatihan gratis cara membuat minuman…

48 menit lalu

Gempa Darat Magnitudo 4,4 Guncang Manokwari Selatan

Solopos.com, MANOKWARI SELATAN-- Gempa magnitudo (M) 4,4 terjadi di Manokwari Selatan, Papua Barat. Titik gempa…

2 jam lalu

Keren! Universitas Islam Negeri Ini Jadi Tempat Kuliah Mahasiswa dari 32 Negara

Solopos.com, SOLO -- Tidak hanya di kampus negeri di Indonesia, sejumlah mahasiswa asing memilih berkuliah…

2 jam lalu

Pemanfaatan Lahan Tidur Buahkan Hasil, Wali Kota Solo Panen Perdana

Solopos.com, SOLO — Solo memiliki lahan tidur yang bakal sia-sia jika tak dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan…

2 jam lalu

Maju Pilkada 2020, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Cuti

Madiunpos.com, PONOROGO -- Bupati Ponorogo, Jatim, Ipong Muchlissoni, secara resmi mengajukan cuti untuk mengikuti tahapan…

3 jam lalu

Ini Akibatnya Jika PSBB Jakarta Tak Diperpanjang…

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB)…

3 jam lalu