Tutup Iklan

Stok Diprediksi Berlebih, Bulog Berencana Ekspor Beras

Perum Bulog mulai melirik pasar ekspor untuk menyalurkan stok beras yang diprediksi berlebih tahun ini.Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pun menargetkan bisa mengekspor beras pada tahun ini.

Stok Diprediksi Berlebih, Bulog Berencana Ekspor Beras

SOLOPOS.COM - Presiden Joko Widodo mengecek stok beras di Kompleks Pergudangan Bulog, Jakarta, Kamis (10/1/2019). (Antara-Puspa Perwitasari)

Solopos.com, JAKARTA -- Perum Bulog mulai melirik pasar ekspor untuk menyalurkan stok beras yang diprediksi berlebih tahun ini. Direktur Utama  Perum Bulog Budi Waseso pun menargetkan bisa mengekspor beras pada tahun ini.

Menurutnya, gudang Bulog yang berkapasitas 3,6 juta ton diperkirakan penuh pada musim panen tahun ini. Saat ini perseroan tersebut masih menyimpan cadangan sebesar 2,1 juta ton beras.

Dengan target penyerapan yang mencapai 1,8 juta ton, artinya ada kemungkinan Bulog akan kelebihan stok beras sebesar 300.000 ton. Di sisi lain, serapan dari operasi pasar berjalan stagnan dan kurang dari target yang ditetapkan, yakni 15.000 ton/hari.

Buwas mengatakan salah satu indikator ekspor bisa segera dilakukan adalah ketika gudang Bulog penuh. Menurutnya, bukan hal yang aneh apabila Indonesia yang masih impor beras tiba-tiba melakukan ekspor.

"Petani tidak perlu takut gudang penuh dan kami tidak bisa serap. Kami akan tetap serap dan nanti kami kelola dengan ekspor, sebab sudah ada beberapa negara Asean yang sudah kami hubungi dan siap untuk membeli karena butuh," ungkapnya seusai rapat dengan Komisi IV DPR RI, Senin (21/1/2019).

Lagi pula, lanjutnya, tidak perlu terlalu alergi terhadap impor beras karena langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dalam negeri. Syaratnya, impor beras tidak menjatuhkan harga di tingkat petani.

"Ya kalau kami sudah tidak bisa menyerap kami ekspor, tapi kami juga tidak menunggu gudang penuh. Begitu pasar sudah ada ya kami ekspor. Harga masih dinegosiasikan sekarang tinggal kualitas agar tidak kalah bersaing dengan negara lain," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.