STOK BERAS : Bulog Pati Klaim Raskin 2015 Lebih Baik dari 2014

STOK BERAS : Bulog Pati Klaim Raskin 2015 Lebih Baik dari 2014

SOLOPOS.COM - Sebanyak 402 beras untuk warga miskin (raskin) di Desa Sendangijo, Selogiri mulai didistribusikan Badan Urusan Logistik (Bulog) Wonogiri, Senin (23/2/2015). Raskin yang dibagikan itu adalah raskin bulan Februari 2015. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Sebanyak 402 beras untuk warga miskin (raskin) di Desa Sendangijo, Selogiri mulai didistribusikan Badan Urusan Logistik (Bulog) Wonogiri, Senin (23/2/2015). Raskin yang dibagikan itu adalah raskin bulan Februari 2015. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Sebanyak 402 beras untuk warga miskin (raskin) di Desa Sendangijo, Selogiri mulai didistribusikan Badan Urusan Logistik (Bulog) Wonogiri, Senin (23/2/2015). Raskin yang dibagikan itu adalah raskin bulan Februari 2015. (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Stok beras di Pati diupayakan terus terjaga. Selain menjamin stok beras, Bulog Pati juga menyatakan kualitas raskin tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya 

 

Solopos.com, PATI—Perum Bulog sub Divre II Pati, Jawa Tengah, segera mendistribusikan beras untuk masyarakat miskin (raskin) hasil serapan 2015 yang diklaim lebih berkualitas dibanding pembelian sebelumnya.

Menurut Kepala Perum Bulog sub-Divre II Pati Khozim di Pati, Jumat, penyerapan (pembelian) beras petani melalui mitra Bulog tahun ini memang lebih berkualitas, namun pendistribusiannya untuk raskin menunggu stok 2014 habis.

Hingga kini, lanjut dia, masih ada sekitar 12.000 ton beras hasil penyerapan tahun sebelumnya.

Dengan jumlah besar sebanyak itu, dia memperkirakan, masih harus menunggu waktu selama dua bulan mendatang.

Proses distribusi raskin menggunakan beras hasil penyerapan tahun 2015 kepada masing-masing kabupaten di wilayah eks-Keresidenan Pati, kata dia, memang tidak bersamaan karena ada jadwalnya sendiri.

Ia mencontohkan, untuk Kabupaten Kudus dijadwalkan mulai Juli 2015 mendapatkan beras yang lebih berkualitas.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kudus Dwi Agung Hartono mengakui, hingga kini kualitas raskin yang diterima masyarakat memang masih seperti tahun sebelumnya.

"Informasinya, raskin yang kualitasnya lebih bagus baru akan didistribusikan mulai bulan depan," ujarnya seperti dikutip Antara, Jumat (8/5/2015).

Berdasarkan sampel beras yang dari Bulog, kata dia, kualitas untuk beras hasil penyerapan tahun ini memang jauh lebih bagus, dibandingkan penyerapan tahun sebelumnya.

Dengan kualitas beras yang semakin meningkat, kata dia, masyarakat juga semakin senang karena harga tebusannya masih tetap Rp1.600 per kilogram dengan kualitas yang lebih baik.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.

Wisatawan Luar Jateng yang Mencoba Masuk Lewat Karanganyar Terus Bertambah

Wisatawan dari luar Jawa Tengah yang mencoba masuk ke Karanganyar, Jateng semakin banyak pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021).

Overload! Perahu Wisata yang Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Maksimal Angkut 12 Penumpang

Perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021) kelebihan muatan karena maksimal mengangkut 12 penumpang.

Penting! Lakukan Ini Jika Alami Musibah Kapal Tenggelam

Ada sejumlah hal dilakukan saat alami musibah kapal tenggelam.

Transpuan Hollywood Ini Pernah Sambangi Magelang

Sosok yang pernah menjadi ayah tiri dari selebriti penuh sensasi, Kim Kadarshian, ini pernah menyambangi Magelang.

Liburan Cari Ikan, Bakul Bakso Tewas Kena Alat Setrum Punya Sendiri

Pedagang bakso di Grobogan, Jawa Tengah tewas setelah tersengat listrik dari alat setrum ikan milik sendiri saat mencari ikan.

Tolong Temannya yang Tercebur di Sungai, Pemuda Sukoharjo Tenggelam dan Meninggal Dunia

Seorang pemuda bernama Adam Susanto, warga Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo tenggelam di sungai di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.

Tambah 3 Lagi, 6 Jasad Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Ketemu

Sebanyak enam dari sembilan korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali ditemukan dan telah dievakuasi ke RSUD Waras Wiris.

19 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Razia Masker

Sebanyak 19 pengguna jalan terjaring razia masker saat melintas dengan sepeda motor di depan Kantor Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Sabtu (15/5/2021).

Makan di Restoran Kawasan WGM Ini Serasa Ada di Tepi Pantai

Kawasan dekat Wisata Waduk Gajah Mungkur atau WGM Wonogiri ada banyak rumah makan. Salah satunya Rumah Makan Nila Kencana.

13,7 Juta Orang di Indonesia Sudah Mendapat Vaksinasi Covid-19

Sebanyak 13,7 juta orang yang terdiri atas petugas bidang kesehatan, petugas sektor pelayanan publik, dan warga lanjut usia sudah mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19.