Terminal BBM Madiun. (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Madiun Raya saat Lebaran 2019 diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 2,9 kilo liter per hari. Kenaikan paling tinggi akan terjadi pada 4 Juni 2019 mendatang.

Operation Head Depo Pertamina Madiun, Imran Jamil, mengatakan saat ini stok di Depo Madiun full 100% sesuai kapasitas tangki di Depo Madiun. Ketahanan stok BBM yang ada antara empat sampai lima hari sesuai kapasitas timbunan.

Dia menuturkan BBM yang paling banyak laku yaitu Premium, Pertalite, dan Pertamax. Sedangkan permintaan BBM jenis solar justru turun karena untuk truk-truk logistik dan ekspedisi sudah tidak diperbolehkan melintas.

"Rata-rata untuk kendaraan berat kan off semua. Kemungkinan terjadi kenaikan permintaan untuk solar pasca-Lebaran. Itu sudah kita siapkan," jelas dia kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Imran Jamil menuturkan Pertamina saat ini fokus memenuhi kebutuhan di SPBU-SPBU di tempat-tempat wisata dan daerah padat pemudik.

Dia menambahkan tren kenaikan penjualan BBM secara signifikan mulai H-4 Idulfitri. Sedangkan untuk tren penurunan penjualan BBM setelah H+5 Idulfitri.

Imran menerangkan penjualan tertinggi pada Lebaran 2018 lalu terjadi pada H-1 Idulfitri atau tanggal 14 Juni 2018 dengan penjualan mencapai 2,8 juta liter. Sedangkan penjualan terendah pada H+8 Idulfitri atau 24 Juni 2018 dengan total penjualan 1,1 juta liter. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten