Stephen Hawking Yakin Tuhan Tidak Ada
Stephen Hawking (BGR)

Solopos.com, SOLO – Mendiang ilmuwan ternama dunia, Stephen Hawking, berkesimpul tentang tidak adanya Tuhan lewat buku terakhir yang baru saja diterbitkan. Tuhan tidak ada, itulah kesimpulan dari buku terakhirnya yang terbit, Selasa (16/10/2018).

"Tidak ada Tuhan. Tidak ada yang mengarahkan alam semesta," demikian kesimpulan yang dituliskan Stephen Hawking dalam buku Brief Answers to the Big Questions, seperti dilansir CNN, Minggu (21/10/2018). 

Penulisan buku berjudul Brief Answers to the Big Questions diselesaikan keluarga setelah Stephen Hawking meninggal dalam usia 76 tahun, Maret 2018 lalu. Buku tersebut berisi jawaban dari sejumlah pertanyaan yang paling sering disampaikan kepada Stephen Hawking semasa hidup.

Fisikawan asal Inggris itu juga menuliskan keyakinannya terhadap kehidupan makhluk luar angkasa dalam buku tersebut. Stephen Hawking juga mengungkapkan soal kecerdasan buatan yang dapat mengakali manusia kapan saja.

Semasa hidupnya, Stephen Hawking menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS) atau penyakit saraf yang menyerang neuron pengendali otot lurik. Meski badannya lemah, kecerdasannya sama sekali tidak berkurang.

"Selama berabad-abad banyak yang meyakini orang cacat seperti saya hidup di bawah kutukan Tuhan. Saya lebih suka berpikir semuanya dapat dijelaskan dengan cara lain, oleh hukum alam," sambung Stephen Hawking.

Stephen Hawking meninggal saat masih mengerjakan buku terakhirnya yang kemudian diselesaikan oleh keluarga dan rekan dekatnya. Pengerjaan buku tersebut diselesaikan dengan bantuan arsip pribadinya. Buku berjudul Brief Answers to the Big Questions berisi berbagai jawaban mengejutkan yang sering ditanyakan kepada Stephen Hawking.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom