Kategori: Sragen

Sragen Gelar Bazar Ikan Cupang, Antusiasme Masyarakat Tinggi, Tapi...


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN—Sebanyak 360 ekor cupang berbagai jenis dipasarkan dalam Pameran dan Bazaar Cupang Sragen yang dihelat di basement Gedung Harmoni Beloran, Sragen, sejak Jumat-Minggu (2-4/4/2021). Ikan cupang dengan harga Rp10.000 dapat tiga ekor hingga harga Rp400.000/ekor dijual di bazaar itu.

Ketua Panitia Bazaar Cupang Sragen, Suwarno, menyebut ada 18 stan penjualan cupang dari sejumlah komunitas di Sragen yang ikut serta . Bazaar itu dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

“Bazaar dan pameran ini juga dimeriahkan dengan adanya talk show tentang seputar ikan cupang, lelang cupang, dan tebak cupang. Biasanya untuk talk show dilaksanakan sore hari. Sedangkan untuk lelang setelah Magrib. Jumat kemarin ada cupang dengan line Thailand lolos lelang dengan harga Rp65.000 saja per ekor. Saat itu ada yang langsung ada yang menawarnya dengan harga Rp200.000/ekor tetapi tidak dikasih,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (3/4/2021).

Baca Juga: Ini 5 Jenis Ikan Cupang Paling Diminati di Solo, Kamu Sudah Punya?

Dia mengatakan untuk tebak jenis cupang itu pun menarik. Kalau berhasil menebak jenis cupangnya, maka ikan akan diberikan secara gratis. Dia menerangkan cara menebaknya bukan dari jarak dekat, tetapi dari jarak sekitar 3 meter.

Suwarno yang juga Ketua Komunitas Cupang Mania Sragen melihat antusias masyarakat untuk datang ke bazaar cukup bagus. Dia mengatakan animo masyarakat pada hari kedua (Sabtu) meningkat bila dibandingkan dengan Jumat lalu.

Daya Beli Rendah

“Walau pun animo masyarakat terbilang tinggi tetapi daya belinya rendah. Selera pembeli masih harga yang murah-murah karena yang datang kebanyakan keluarga. Seperti ikan cendolan yang saya jual dengan harga Rp10.000 untuk tiga ekor. Tetapi juga ada yang harganya tinggi sampai Rp400.000 per ekor,” ujar Suwarno.

Baca Juga: Ini Jenis Ikan Cupang yang Dicuri di Solo dan Dijual di FB, Ada yang Rp700.000/Ekor

Dia menyadari daya beli masyarakat rendah karena baru kali pertama menggelar bazaar cupang. Jumlah pengunjung yang datang, menurut dia,  50-100 orang per hari. Dia berharap pada Minggu (4/4/2021) menjadi puncak bazaar dengan peningkatan pengunjung yang membeludak.

Lebih lanjut Suwarno mengatakan dari sekitar 360 ekor ikan cupang yang dipajang semua sudah dipasangi label sehingga tidak ada transaksi jual beli. Kalau mau tawar-menawar, Suwarno menyebut ada tempatnya sendiri yakni lelang cupang.

“Tujuan pameran dan bazaar cupang ini untuk mengedukasi publik tentang cupang. Ikan cupang itu bukan sekadar cupang dengan harga Rp5.000 di pasaran tetapi cupang itu banyak varian dan di bazaar ini harga minimal Rp10.000/ekor,” ujarnya.

Seorang breeder (peternak ) yang juga pebisnis cupang, Juanda, melihat bazaar ini cukup sukses karena antusias masyarakat untuk datang tinggi. Ia sendiri membuka stan cupang dengan harga variasi mulai dari Rp10.000 sampai Rp200.000 per ekor. Jumat lalu, satu ekor cupang jenis avatar cooper milik Juanda laku dengan harga Rp500.000/ekor. Harga yang cukup tinggi untuk kelas ikan hias.

Baca Juga: Jateng di Rumah Saja, Tim Bubarkan Senam & Kontes Cupang di Solo

Biasanya per hari bisa jual 18-20 ekor per hari lewat lelang live di Instagram. Hasilnya lumayan. Dalam satu jam lelang live itu penghasilan bisa sampai Rp2 juta per hari. Saya pesan cupan dari Batam kalau tidak punya anakan sendiri. Kalau pesan itu 1.000 ekor dari Batam dan Alhamdulillah sehat semua,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy