Kategori: Sragen

Sragen Dapat 12.000 Dosis Vaksin Covid-19 Lagi, untuk TNI 200 Dosis, Polri 800 Dosis


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 12.000 dosis vaksin Covid-19 tiba Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Rabu (3/3/2021) pukul 18.00 WIB. Belasan ribu dosis vaksin itu diperuntukkan bagi 6.000 orang sasaran.

Vaksin Covid-19 untuk TNI dan Polri di Sragen dibedakan nomornya, yakni 800 dosis untuk Polri dan 200 dosis untuk TNI.

Vaksin Covid-19 bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI itu diambil petugas dari Seksi Surveilans dan Imunisasi DKK Sragen ke Semarang pada Rabu siang. Petugas mengambil vaksin bersama perlengkapan untuk vaksinasi seperti alkohol, alat suntik, safety box.

Baca juga: Lagi Dilelang, Mal Pelayanan Publik Karanganyar Didesain Serupa Kafe

Petugas Seksi Surveilans dan Imunisasi DKK Sragen, Karno, menyampaikan vaksin Covd-19 untuk TNI dan Polri dibedakan nomornya. Dia menyebut vaksin untuk Polri sebanyak 800 dosis dan TNI sebanyak 200 dosis sedangkan sisanya 11.000 dosis untuk DKK.

Mendapat Alat Suntik

Dia menerangkan sebenarnya DKK hanya dapat 10.000 dosis tetapi oleh Pemprov Jateng ditambah 1.000 dosis.

Selain vaksin ada alat suntik sebanyak 14 dus berisi 1.800 unit alat suntik tetapi ada satu dus yang tidak penuh. Total alat suntik yang diterima Pemkab Sragen sebanyak 25.000 unit.

“Ada juga safety box sebanyak 250 buah dan alcohol swabs sebanyak 250 boks masing-masing 100 unit,” kata Karno saat ditemui wartawan, Rabu sore.

Baca juga: 10 Berita Terpopuler : Bos Baru Persis Solo - Pabrik Garmen Sragen Butuh 1.000 Tenaga Kerja

Semua perlengkapan vaksinasi dan vaksin itu diterima Kepala Instalasi Farmasi DKK Sragen Erna Setyowati. Setelah diterima vaksin langsung dimasukkan ke kulkas pendingin di ruangan penyimpanan vakin dengan suhu yang sudah diatur.

Sedangkan untuk perlengkapan vaksinasi Covid-19 disimpan di ruang terpisah. “Untuk distribusinya nanti menunggu dari DKK Sragen,” ujar Erna Setyowati.

Share
Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati