Soto Sewu Bu Dwi Karanganyar, Penyelamat di Tanggal Tua

Selama 14 tahun beroperasi, warung tersebut telah memiliki banyak pelanggan setia

Solopos.com, KARANGANYAR —¬†Warung Soto Sewu Bu Dwi di Kongan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, bagi sebagian orang adalah penyelamat di tanggal tua. Betapa tidak, dengan uang Rp.1000, kita bisa mendapat semangkuk soto yang diberi nama soto sewu. Memang porsinya tak sebanyak soto yang dijual pada umumnya yang dijual lebih mahal.

Meski begitu, soto sewu Bu Dwi cukup nikmat untuk mengganjal perut yang lapar. Bu Dwi sudah menjalankan warung soto di dekat objek wisata Sondokoro ini selama 14 tahun. Sejak awal menjalankan usaha ini, Bu Dwi tidak pernah menaikkan harga sotonya. Selama 14 tahun beroperasi, warung Soto Sewu Bu Dwi memiliki banyak pelanggan setia.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Baca Juga: Sudah Tahu Belum Lur? Ini Beda Soto Biasa dan Soto Kwali

Salah satunya pelanggan asal Karanganyar, Agus Supriyadi. Saat ditemui Solopos,com, pria 30 tahun itu mengaku selalu menghabiskan tiga mangkuk soto setiap kali datang. Warung Soto Sewu Bu Dwi sudah buka sejak pukul 06.00 WIB dan baru tutup pukul 22.00 WIB. Dalam sehari, Bu Dwi bisa menjual 500 sampai 800-an mangkuk soto sewu.

Soto Sewu Bu Dwi sama seperti soto pada umumnya. Yang membedakan porsinya yang pastinya lebih kecil. Bagi beberapa orang, makan satu mangkuk soto sewu terasa kurang. Umumnya pembeli yang datang membeli dua sampai tiga mangkuk. Artinya harus mengeluarkan Rp3.000, tetap lebih murah ketimbang soto pada umumnya.

Baca Juga: Terjangkau Lur! Harga Soto Kwali Jatisrono Wonogiri

Meskipun dihargai murah, Dwi mengaku tidak pernah mengurangi sama sekali kualitas masakannya. Dia berkomitmen tetap menjaga cita rasa kuliner dagangannya meskipun harga bahan baku sedang mahal.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Soto Sewu Bu Dwi Karanganyar, Penyelamat di Tanggal Tua

Selama 14 tahun beroperasi, warung tersebut telah memiliki banyak pelanggan setia

Jatuh Bangun Bupati Yuni Mengubah Wajah Gunung Kemukus Sragen

Gunung Kemukus kini telah bertransformasi menjadi New Kemukus. Dari tempat bercitra negatif, menjadi destinasi yang ramah keluarga.

Dikabarkan Dekat dengan Kaesang, Ini Profil Erina Gudono

Erina ikut berkompetisi di ajang Puteri Indonesia 2022 dan berhasil menembus hingga babak 11 besar.

Ini Alasan Harga Tiket Candi Borobudur Naik dan Rinciannya

Keputusan harga tiket naik ke bangunan Candi Borobudur menjadi Rp750.000 untuk wisatawan lokal dan US$100 untuk wisatawan mancanegara ditetapkan melalui rapat koordinasi dengan pemerintah pusat

Setiap Hari Minggu Ada Pentas Budaya di Museum Sangiran Sragen

Pentas seni yang kerap ditampilkan komunitas berupa tumbuk lesung dan karawitan dengan peralatan ringkas

Edan! Ratusan Perempuan Ikuti Seleksi Persis Solo Women

Penilaian berdasarkan pada 3 aspek penting yaitu pemain yang kuat secara taktik, teknik, dan fisik

Pabrik Soun di Manjung Klaten Ini Diwariskan Turun Temurun

Usaha produksi soun memiliki prospek yang cukup bagus karena ada beberapa wilayah yang menggunakan soun sebagai bahan pokok utama dalam pembuatan makanan

Jutaan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Jateng dan DIY

Bea Cukai juga menyita 475,22 liter minuman keras (miras) ilegal

Istimewa! Ada Kafe Jamu di Pasar Nguter Sukoharjo Lho...

Yang menarik di Pasar Nguter Sukoharjo ini adalah keberadaan makam di tengah pasar dan keberadaan kafe yang menyediakan olahan jamu.

Curhatan Para Pedagang Saat Pasar Sapi di Boyolali Terpaksa Ditutup

Pedagang kesulitan membeli atau menjual hewan karena PMK, termasuk menjelang Iduladha

Bhre Cakrahutomo Mengubah Wajah Mangkunegaran

Seusai diangkat menjadi KGPAA Mangkunegara X, Bhre Cakrahutama Wirasudjiwo langsung mengubah wajah Mangkunegaran.

Kejagung Turun Tangan Periksa Kasus Perusakan Tembok Keraton Kartasura

Menghimpun informasi tentang kebenaran kejadian perusakan benteng

Jalan Dakwah Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus adalah tokoh Islam asal Solo yang menghidupi umat dengan dakwah sejuk.

Begini Suasana Solo Car Free Day Pertama Setelah 2 Tahun Vakum

Setidaknya lebih dari 1.000 pedagang kaki lima (PKL) menjajakan jualannya