Tutup Iklan
Sosok Mustain Ahmad, Kepala Kemenag Solo yang Dilantik Jadi Kepala Kemenag Jateng
Mustain Ahmad (kanan) saat masih menjabat Kepala Kemenag Solo saat mengikuti kegiatan di Solo, 4 Maret 2020. (Istimewa/www.kemenag.go.id)

Solopos.com, SOLO -- Kepala Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Solo, Mustain Ahmad, dilantik menjadi Kepala Kemenang Jawa Tengah (Jateng), Jumat (10/7/2020).

Pelantikan Mustain dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi bersamaan dengan pelantikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan 18 pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Agama lainnya.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan menerapkan protokol Covid-19 di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag Jl. MH Thamrin Jakarta.

94 UMKM Sukoharjo Terima Bantuan, Bukan Uang, Bukan Sembako, Tapi…

"Saya yakin dan percaya saudara dapat melaksanakan tugas dan tangung jawab dengan sebaik-baiknya," kata Menag di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Sebanyak 12 pejabat hadir dalam pelantikan di Auditorium, delapan pejabat lainnya mengikuti prosesi pelantikan secara daring (dalam jaringan).

Kedelapan pejabat tersebut adalah Kakanwil Kemenag Aceh, Gorontalo, NTB, Maluku, dan Kakanwil Kemenag Bali. Selain itu, Kepala Biro pada IAIN Ternate, dan dua Kepala Biro pada IHDN Denpasar.

Kisah Rehan, ABK Asal Wonogiri yang Bergerak dengan Badan Tengkurap

Kegiatan Mustain Bersama Kemenang Solo

Selama menjabat sebagai Kepala Kemenag Solo, Mustain Ahmad dikenal peduli pada pendidikan agama Islam di Solo.

Saat hadir dalam acara rapat koordinasi (rakor) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Soloraya, 4 Maret 2020, dia menekankan pentingnya memberikan hasil terbaik setiap bekerja, termasuk ketika harus menyampaikan ilmu atau informasi.

Pertemuan itu membahas problematika, program kegiatan, serta segala yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan Islam. Dalam sambutannya, mantan Kepala Kemenag Solo itu menekankan pertemuan ini tidak hanya untuk silaturahmi.

1 Kali PCR, Belasan Nakes RSUD dr. Moewardi Solo Positif Covid-19

“Kita datang ke sini dengan niat bekerja. Dan bekerja itu tidak hanya bicara tentang income saja, tapi juga harus mencapai outcome,” jelas dia seperti dikutip dari website resmi Kemenag, Sabtu (11/7/2020).

Lebih lanjut, Mustain memotivasi para peserta rakor untuk mencoba mendayagunakan energi yang keluar untuk satu hasil yang baik.

Dia mengibaratkan diklat yang dilalui oleh peserta sebagai ajang seleksi. Apabila banyak peserta tidak lulus dalam ujian, maka artinya kegiatan diklat tersebut tidak berhasil atau tidak berkualitas.

“Untuk itu, ketika ada upaya send, pastikan delivered,” tambah dia. Mantan Kepala Kemenag Solo itu menambahkan berkaitan dengan segala informasi atau kegiatan, peserta rakor harus memastikan materi sampai dan tercapai sesuai tujuan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho