Tutup Iklan

Sosialisasi 4 Pilar, Aria Bima Upayakan Penyapu Jalan di Solo Divaksinasi

Aria Bima akan mengupayakan agar para penyapu jalan dan keluarganya di Solo segera mendapat vaksin Covid-19.

 Para petugas penyapu jalan di Solo mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan secara virtual bersama Wakil ketua Komisi VI DPR, Aria Bima, Kamis (5/8/2021), di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solo. (Solopos.com/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Para petugas penyapu jalan di Solo mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan secara virtual bersama Wakil ketua Komisi VI DPR, Aria Bima, Kamis (5/8/2021), di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solo. (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO—Para petugas kebersihan atau penyapu jalan di Kota Solo banyak yang belum divaksinasi Covid-19. Padahal mereka termasuk kelompok masyarakat yang berisiko terpapar Covid-19.

Kondisi tersebut memancing kepedulian dari Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Dapil V Jawa Tengah (Jateng), Aria Bima untuk membantu. Politikus PDIP itu menyatakan akan mengupayakan agar para penyapu jalan di Solo segera mendapat vaksin Covid-19. Tidak hanya petugas penyapu jalan yang akan divaksin, melainkan para anggota keluarganya.

Pernyataan itu disampaikan Aria Bima saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, secara virtual, Kamis (5/8/2021). Acara itu diikuti 50-an penyapu jalan di Solo.

Baca Juga: Solo PPKM Level 4, Bhayangkara FC Belum Putuskan Latihan

“Teman-teman penyapu jalan ini punya tingkat risiko yang sangat tinggi, perlu segera mendapat vaksinasi. Saya akan upayakan agar teman-teman petugas penyapu jalan ini segera masuk daftar vaksinasi,” tutur dia.

Aria menjelaskan vaksinasi Covid-19 merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi dengan menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Untuk itu beberapa waktu terakhir pemerintah mengebut.

Aria Bima mengatakan seluruh lapisan masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi dari pemerintah. “Seperti teman-teman penyapu jalan ini merupakan pelaku pekerjaan yang mulia,” kata dia.

Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia: Hari Ini Tambah 35.764, Pasien Sembuh 39.726

Dedikasi pengabdian petugas penyapu jalan menurut Aria Bima harus diimbangi dengan pemberian perhatian yang cukup oleh pemerintah. Salah satunya dengan memberikan vaksinasi agar mereka tak terpapar Covid-19.

“Saya juga minta teman-teman tidak menyurutkan semangat pengabdian di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini. Jaga diri dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, istirahat cukup, minum vitamin cukup,” terang Aria.

Sementara Kepala Balai Rakyat Aria Bima Solo, Guntur Widiyantoro, mengatakan terdapat 350-an petugas penyapu jalan di Solo. Mereka berasal dari Solo dan sekitarnya. “Nanti didata dulu para penyapu jalan ini,” tutur dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Penghulu di Klaten Viral Setelah Membuat Surat Terbuka, Ini Isinya!

Sugiyanto menegaskan surat tersebut itu bukan sebagai komplain. Surat tersebut dia buat untuk menginformasikan serta memohon agar tes antigen untuk keperluan menikah bisa digratiskan.

Banyak Hajatan di Karanganyar Melanggar Prokes

Satpol PP Karanganyar menemukan banyak penyelenggaraan hajatan di desa-desa yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satunya digelar dengan jumlah tamu undangan melebihi ketentuan maksimal 20 orang.

Seru, Universitas Duta Bangsa Solo Gelar Outbound Dosen dan Tendik

Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo menyelenggarakan kegiatan outbound bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk meningkatkan keakraban.

ODGJ Klaten Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Sumur

Kasus bunuh diri di Klaten itu kali pertama diketahui Suwarni. Mendengar suara air mengalir dari arah sumur milik ST. Begitu dicek, Suwarni melihat ST sudah meninggal dunia dengan gantung diri di sumur tersebut.

Sidak Proyek Kantor BPBD, Wabup Klaten Peringatkan Kontraktor!

Nilai kontrak pembangunan Kantor BPBD yang disidak Wakil Bupati Klaten senilai Rp7,59 miliar dari APBD Klaten. Rentang waktu pengerjaan selama 180 hari dimulai sejak Juni 2021.

Mau Petik Jambu, Pekerja Proyek Malah Temukan Granat Nanas di Solo

Saat hendak memetik jambu di tepi rel kereta api, Danu melihat benda mencurigakan yang ternyata sebuah granat yang diduga masih aktif.

P4GN Karanganyar Peringati Hari Karang Taruna

Selain sosialisasi antinarkoba, P4GN Karanganyar juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian nasi dalam boks kepada pedagang kaki lima (PKL) dan warga di wilayah kota kecamatan Jatipuro untuk memeringati Hari Karang Taruna.

Serbuan Vaksinasi Dinilai Sukses, Polres Klaten Dapat Penghargaan

Penghargaan diberikan menyusul peran aktif jajaran Polres Klaten di bawah komando AKBP Eko Prasetyo dalam menyukseskan serbuan vaksinasi di Kabupaten Bersinar.

Anggota DPR: Kurang Anggaran Bikin Digitalisasi Buku Solo Tak Maksimal

Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng menyebut digitalisasi buku di perpustakaan Solo tidak maksimal karena kurang anggaran.

BST Kemensos Disetop? Kadinsos Wonogiri: Tunggu Surat Resmi Saja!

Dinas Sosial Wonogiri masih menunggu surat keputusan resmi dari Kemensos terkait informasi mengenai penghentian BST dampak pandemi Covid-19.

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

Pegiat komunitas pencinta kucing, Rudimeong, mengajak masyarakat untuk mengadopsi kucing jalanan ketimbang membeli.

Sebelum Terbakar, Pasar Janglot Sragen Pernah Hampir Direvitalisasi

Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang terbakar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari pernah hampir direvitalisasi beberapa tahun lalu.