Tutup Iklan
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma\'ruf Amin, Erick Thohir (kelima kiri) berfoto bersama dengan anggota tim seusai memberikan keterangan pers di Media Center TKN, Jakarta, Kamis (31/1/2019)./ANTARA-Dede Rizky Permana

Solopos.com, JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo rencananya akan membubarkan Tim Kampanye Nasional (TKN) yang berhasil mengantarkan kemenangan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu Presiden 2019.

"TKN dijadwalkan akan dibubarkan di Jakarta, pada Jumat hari ini. Pak Jokowi sebagai Presiden terpilih akan membubarkan langsung TKN," kata Wakil Sekretaris TKN, Verry Surya Hendrawan dikutip dari Antara.

Menurut Verry, acara pembubaran TKN dijadwalkan di Menteng, Jakarta, pada Jumat sore. Akan hadir juga jajaran pimpinan TKN antara lain Erick Thohir (ketua), Moeldoko (wakil ketua), Hasto Kristiyanto (sekretaris), para sekjen partai anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Menurut Verry, TKN adalah tim yang dibentuk tujuan untuk memenangkan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin pada pemilu presiden 2019.

TKN, kata dia, telah bekerja sesuai dengan arahan pasangan capres-cawapres, untuk selalu berkampanye dan berkontestasi dengan cara-cara yang konstitusional, jujur, amanah, dan sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia

"Alhamdulillah, tujuan dan arahan tersebut dapat kami penuhi dan laksanakan. Tugas telah ditunaikan," kata Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini.

Dengan selesainya tugas ini, kata dia, maka TKN akan dibubarkan secara resmi oleh Presiden terpilih Joko Widodo hari ini. Pembubaran TKN ini akan diikuti dengan pembubaran TKD di seluruh Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Semua kader parpol serta anggota ormas dan relawan akan kembali ke wadah organisasinya masing-masing," katanya.

Verry menjelaskan, meskipun TKN dibubarkan karena telah selesai tugasnya, tapi Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yakni koalisi partai-partai pendukung pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin akan terus ada.

"KIK solid dan sepakat untuk konsisten aktif mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, selama lima tahun ke depan," katanya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten