SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Klaten (Espos)–Bus pariwisata Nopol S 7047 UW yang mengangkut puluhan penumpang, Rabu (30/6) pagi, terguling di Jalan Solo-Yogyakarta, tepatnya di Dukuh Sidomukti, Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Klaten. Badan bus menerabas pagar bengkel kemudian nyemplung dengan posisi miring ke kebonan yang kedalamannya sekitar lima meter dari bibir jalan.

Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun bus yang disopiri Matsahuri, 41, warga Mojoagung, Jombang itu ringsek di sejumlah bagian. Kecelakaan berawal saat bus yang mengangkut sekitar 30 siswa sebuah lembaga pendidikan bahasa Inggris di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur itu melaju dari arah Solo sekitar pukul 04.00 WIB. Bus melaju dengan kecepatan sedang di jalanan yang relatif masih sepi, sedangkan para penumpangnya sebagian besar terlelap.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Setibanya di dekat kawasan pabrik susu terkemuka, bus tiba-tiba nyelonong ke arah kiri dan menyeruduk pagar bengkel milik Tugimin, 40, warga Sidomukti, Sanggrahan, Prambanan hingga roboh. Tak berhenti di situ, bus menghantam buk yang ada di samping pagar dan nyemplung ke lahan yang posisinya lebih rendah dari badan jalan. Menurut informasi, rombongan itu akan berangkat ke Candi Borobudur untuk ujian praktek.

Ekspedisi Mudik 2024

Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kasatlantas AKP Nicholas Dedy Arifianto saat dimintai konfirmasi mengatakan, sopir bus diduga mengantuk dan kehilangan kendali sehingga bus terguling.
rei

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya