Sopir Diduga Sakit, Mobil Tabrak Pagar Rumah Warga di Boyolali

opir diduga sempat alami sakit, sebuah mobil Nissan X-Trail menabrak pagar rumah di Jl. Solo-Semarang, Kecamatan Banyudono, Sabtu (27/11/2021).

 Proses evakuasi mobil Nissan X-Trail yang menabrak pagar rumah di Dukuh Ngangkruk, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, Sabtu (27/11/2021).(Istimewa)

SOLOPOS.COM - Proses evakuasi mobil Nissan X-Trail yang menabrak pagar rumah di Dukuh Ngangkruk, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, Sabtu (27/11/2021).(Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI – Sopir diduga sempat alami sakit, sebuah mobil Nissan X-Trail menabrak pagar rumah di Jl. Solo-Semarang, Kecamatan Banyudono, Sabtu (27/11/2021). Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

PromosiDesain dan Konsep IKN Nusantara Sepenuhnya Kota Masa Depan

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Budhi Noor Wibawanto, 59, mengemudikan mobil Nissan X-Trail dari arah Solo menuju Boyolali dengan kecepatan tinggi, Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB. Di mobil itu dua penumpang yakni Sunarni, 59 dan Yudit, 27. Ketiganya asal Jakarta Timur.

Setelah melewati pertigaan Ngangkruk, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, mobil berpelat nomor B 2093 TOW tersebut oleng ke kiri. Akibatnya, mobil menabrak pagar rumah di sebelah kiri jalan. Lalu, mobil itu berhenti dalam posisi miring.

Baca Juga: Cerita Ibu Digugat Anak Sendiri, Sri Surantini: Ini Pengalaman Terpahit

Beruntungnya, sopir dan semua penumpang dalam kecelakaan itu selamat. Hal ini lantaran airbag dalam mobil itu berfungsi dengan baik dan menyelamatkan mereka dari benturan keras.

Proses evakuasi para korban dilakukan warga. Warga mengeluarkan para penumpang melalui pintu kiri yang berada di sebelah atas.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni, membenarkan peristiwa itu. Dalam kecelakaan tunggal itu tidak ada korban jiwa. Kerugian material ditaksir mencapai Rp500.000.

Baca Juga: Habis Medical Check Up, Anggota DPRD Boyolali ke Dokter Spesialis

Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Budi Purnomo menambahkan sopir yang mengendarai mobil itu diduga sakit saat mengendarai mobil. Akibatnya, mobil oleng dan menabrak pagar rumah.

Benturan itu mengakibatkan mobil mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Ia menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Ini kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian ditaksir Rp500.000. Korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Budi.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.

Wow! Komunitas Sedekah Sampah Indonesia Hargai Jelantah dengan Emas

Ketua Komunitas Sedekah Sampah Indonesia, Danang Widyatmoko, menunjukkan emas murni yang disiapkan untuk ditukar dengan jelantah di gudang komunitas, Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Wujudkan Wisata Heritage Kestalan, Camat Banjarsari Belajar ke Kemukus

Camat Banjarsari Solo Beni Supartono Putro berencana melakukan studi banding ke kawasan Kemukus, Sragen, terkait upaya mengembangkan wisata heritage di Kestalan.

Petani dan TNI/Polri Gencar Geropyok Tikus di Sawah IP 400 Sukoharjo

Guna mengoptimalkan konsep IP 400, para petani dibantu anggota TNI-Polri melakukan geropyokan tikus di lahan pertanian.