Tutup Iklan

Sopir Bus Eka Tak Sabar Bikin Palang KA di Solo Nyangkut

Ketidaksabaran sopir bus lagi-lagi membuat warganet geram. Kali ini, bus Eka yang diduga hendak menerobos palang pintu perlintasan kereta api di dekat Stasiun Solo Balapan akhirnya harus terhenti dan palang menyangkut di badan bus.

Sopir Bus Eka Tak Sabar Bikin Palang KA di Solo Nyangkut

SOLOPOS.COM - Palang pintu KA di dekat Stasion Solo Balapan menyangkut di badan bus Eka. (Instagram-@iks_infokaresidenansolo)

Solopos.com, SOLO — Warganet dibuat geram dengan aksi sopir bus Eka yang diduga tak sabar menunggu kereta api (KA) melintas di perlintasan dekat Stasiun Solo Balapan, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Lantaran bus Eka tak berhenti di belakang palang pintu, palang pintu tak bisa tertutup karena tersangkut di badan bus.

Peristiwa itu menjadi viral di media sosial setelah videonya diunggah di akun Instagram @iks_infokaresidenansolo, Jumat (14/6/2019). Berdasarkan video yang diungah, memang tampak palang pintu perlintasan KA deat Stasiun Solo Balapan tak tertutup dan tersangkut di badan bus.

Tak pelak penampakan seperti itu membuat warganet geram. Pasalnya, aksi sopir bus seperti itu dianggap bisa membahayakan pengguna jalan lain karena palang pintu yang seharusnya tertutup malah masih terbuka saat kereta api melintas. "Ealah ra gelm ngalah [Kok enggak mau mengalah]," tulis pengguna akun Instagram @novitriutomo.

"Mesakke [kasihan] penumpangnya kalau sampai jadi korban," imbuh pengguna akun Instagram @aguseka.w.

Sejumlah warganet berharap pihak berwenang semakin tegas dalam menertibkan peraturan lalu lintas di kawasan dekat Stasion Solo Balapan. Menurut mereka, tak sedikit pengguna jalan yang nekat melanggar peraturan lalu lintas di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

Keren! Film Animasi Nussa Bakal Tayang di Korea Selatan

Film animasi Nussa ini awalnya tayang di YouTube setiap pekan, lalu diangkat ke layar lebar.

Tak Sekadar Viral, ShopeePay Talk Bagikan Rahasia Ubah Tren Jadi Bisnis Kompeten

ShopeePay bersama Bittersweet By Najla, PVRA dan Komunitas Tangan Di Atas bagikan tips pertahankan bisnis di tengah berbagai tren kekinian.

Dialog Interaktif DPRD Jawa Tengah: Salat Id Dan Penyembelihan Hewan Kurban Harus Taat Prokes!

Warga Jawa Tengah diminta menerapkan protokol kesehatan saat Salat Iduladha maupun penyembelihan hewan kurban menyusul tingginya kasus corona

KPPOD Dukung Revisi UU Perimbangan Keuangan dan Pajak Daerah

Pemerintah daerah masih kesulitan dalam mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Terutama yang berasal dari pajak dan retribusi daerah.

Honda Hadirkan N7X di Semarang, Begini Tampilannya

Setelah tampil di Kota Bandung pada pekan lalu, kini Honda N7X Concept hadir di Hall A, DP Mall, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) selama tiga hari.

Kasus Covid-19 Klaten Meledak Hingga 125 Orang Sehari, Terbanyak Gantiwarno

Penambahan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten meledak sebanyak 125 kasus dalam sehari pada Jumat (18/6/2021).

Ini Perbedaan Gejala Virus Corona Varian Alpha, Beta dan Delta

Tiga varian corona yang saat ini sudah dikenal dunia memiliki gejala yang sedikit berbeda.

Prediksi Swedia Vs Slovakia: Potensi Kejutan Si Kuda Hitam

Laga Swedia kontra Slovakia ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim punya modal bagus dari pertandingan pertama.

Ini Identitas 11 Penumpang Bus Sumber Selamat yang Luka

Bus Sumber Selamat dari arah timur menghindari truk peti kemas yang melintang di jalan akhrinya terguling ke sisi kiri jalan.

Waduh! Puluhan Dosen Dan Mahasiswa UNS Solo Terpapar Covid-19

Puluhan dosen dan mahasiswa UNS Solo terkonfirmasi positif Covid-19, ada yang isolasi mandidri ada juga yang dirawat di rumah sakit.

Kegiataan Keagamaan Dibatasi, Pengajian hingga TPA di Wonogiri Tak Boleh Digelar

Kemenag Wonogiri berharap kegiatan keagaamaan di Wonogiri seperti TPA dan pengajian ditiadakan terlebih dahulu mengingat kasus Covid-19 di Wonogiri tengah naik.

Pengusaha Tahu di Boyolali Terus Berinovasi

Pengusaha tahu di Dusun Kanoman, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali kini terkendala harga kedelai yang makin mahal dan kesulitan mencari pekerja.