Tutup Iklan
Striker Manchester United, Marcus Rashford. (Reuters-Andrew Yates)

Solopos.com, MANCHESTER — Konsistensi permainan masih menjadi barang mahal bagi Manchester United (MU). Setelah membuat publik terhenyak dengan membungkam Chelsea empat gol tanpa balas pada pekan perdana Liga Inggris, MU mendadak kesulitan mencari tiga poin di dua laga berikutnya.

Kekalahan 1-2 dari Crystal Palace di Old Trafford, Manchester, Sabtu (24/8/2019) malam WIB, menunjukkan United belum sepenuhnya berkembang sebagai tim musim ini.

The Eagles, julukan Crystal Palace, yang belum pernah membekuk MU sejak keikutsertaannya di Liga Inggris pada 1992 menyadarkan Ole Gunnar Solskjaer betapa timnya masih kedodoran di hampir semua lini.

Meski mendapat penguasaan bola hingga 74% dan mencatat 22 peluang, United hanya mampu mencetak satu gol melalui Daniel James semenit sebelum bubaran. Minimnya jumlah gol tak lepas dari tembakan tepat sasaran MU yang hanya menyentuh tiga tembakan, persis dengan yang dikantongi tim tamu.

Bedanya, The Eagles mampu mengoptimalkan tiga shot on target itu menjadi dua gol. Gol-gol yang dicetak tim tamu pun mestinya dapat dihindari andai lini belakang United lebih fokus dan disiplin. Gol Jordan Ayew yang membuat MU tertinggal 0-1 di menit ke-32 terjadi setelah Victor Lindelof kalah duel udara. Ayew akhirnya bisa menceploskan bola karena barisan belakang sudah lowong.

Sedangkan gol Patrick van Aanholt pada injury time babak kedua yang mengunci kemenangan Palace, 2-1, disebabkan kurang sigapnya David De Gea dalam mengantisipasi bola. Gol itu berawal dari kesalahan Paul Pogba yang kehilangan bola di lini tengah sehingga Palace melakukan serangan balik berbuah gol.

Hasil ini menjadi kemenangan perdana Palace atas MU di Liga Premier selama 37 tahun. “Kami hanya kurang tajam di depan gawang dan mereka mencetak dua gol mudah," keluh Solskjaer seperti dilansir bbc.com, seusai laga.

Kegagalan Marcus Rashford menuntaskan penalti di menit ke-68 juga berkontribusi terhadap kekalahan United. Tembakannya membentur tiang gawang. Ini artinya MU hanya mampu menyelesaikan satu penalti dari tiga penalti yang diberikan musim ini. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten