Pemimpin Redaksi Solopos, Suwarmin, menunjukkan penghargaan yang diterima Solopos dalam kategori Surat Kabar Terbaik dalam Penilaian Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Cetak 2019 dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Senin (28/10/2019). (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTAKoran Solopos menjadi salah satu koran yang meraih penghargaan Surat Kabar Terbaik dalam Penilaian Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Cetak 2019.

Penghargaan ini diserahkan oleh Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. selaku Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim di Hotel Bidakara, Jakarta, kepada Pemimpin Redaksi Solopos, Suwarmin, Senin (28/10/2019).

Solopos meraih peringkat keenam dalam penilaian untuk penghargaan itu. Berturut-turut yang pertama adalah Republika, peringkat kedua Tribun Jabar, peringkat selanjutnya Bisnis Indonesia, Koran Jakarta, dan Pikiran Rakyat. Setelah Solopos di peringkat keenam, ada Koran Sindo di peringkat ketujuh, Suara Merdeka, Suara Pembaruan, dan Radar Sampit.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk terus berbenah dalam penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar. Hal tersebut sebagai bagian dari layanan informasi yang kami berikan kepada pembaca dan masyarakat," ujar Pemred Solopos, Suwarmin, menanggapi penghargaan yang diterima ini.

Gelar lain yaitu Surat Kabar Berdedikasi dalam Berbahasa Indonesia diraih tiga koran nasional yaitu Kompas di peringkat satu, Koran Tempo di peringkat kedua, dan Media Indonesia di posisi ketiga.

Tujuan penilaian ini adalah memberikan penghargaan kepada media massa yang secara konsisten menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong media massa agar meningkatkan kualitas bahasanya.

Pemberian penghargaan ini menjadi bagian dari penyelenggaraan Bulan Bahasa dan Sastra 2019 yang digelar Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud. Kegiatan tersebut bertujuan memelihara semangat dan meningkatkan peran serta masyarakat luas dalam menangani masalah bahasa dan sastra.

Berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan diselenggarakan untuk meramaikan BBS 2019. Rangkaian kegiatan pendukung tersebut merupakan ajang berkarya atau berekspresi, ajang peningkatan kualitas berbahasa Indonesia, dan ajang perlombaan bagi masyarakat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten