Solopos Raih Dana Hibah MFC WAN-IFRA
Logo WAN-IFRa (wanifra.org)

Solopos.com, SOLOSolopos kembali meraih dana hibah. Kali ini lewat program Media Freedom Committee (MFC) The World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA) atau Asosiasi Surat Kabar dan Penerbit Berita Dunia.

Dalam surat elektroniknya, Executive Director Press Freedom WAN-IFRA, Andrew Heslop, Selasa (13/10/2020), mengumumkan proposal yang diajukan Solopos disetujui untuk mendapatkan dana hibah senilai 5.000 Euro atau sekitar Rp87 juta.

Program dana hibah MFC ini ditujukan untuk media-media di negara Indonesia, Kenya, Uganda dan Filipina.  The WAN-IFRA Media Freedom Committee menyediakan dukungan langsung melalui hibah jumlah terbatas untuk organisasi-organisasi media di komunitas MFC yang melakukan peliputan terkait Covid-19 dan dampak luas akibat pandemi ini terhadap semua elemen masyarakat.

Media cetak atau digital bisa meminta hibah jangka pendek untuk mendukung upaya mereka menyajikan informasi akurat dan tepat waktu bagi konsumen mereka.

Andrew mengatakan dana hibah MFC bertujuan untuk meningkatkan/memperbaiki ketertarikan publik terhadap bidang-bidang yang diliput dan membantu media menjalankan peran penting mereka dalam krisis dewasa ini.

Pemimpin Redaksi Solopos, Rini Yustiningsih mengatakan sejak tahun 2017 Solopos bergabung dalam program MFC terutama terkait kebebasan pers dan peran perempuan dalam industri media.

“Program yang kami ajukan dalam proyek ini [dana hibah MFC] meliputi peliputan tentang Covid-19. Lebih khusus lagi peliputan tentang dampak Covid-19 di berbagai sektor. Persisnya ada delapan isu besar yang akan kami ulas,” papar Rini, Rabu (21/10/2020).

Nantinya, hasil peliputan itu akan ditayangkan di rubrik khusus bernama Perspektif di Koran Solopos yang hadir setiap Selasa dan Sabtu mulai pekan depan. “Program ini sangat mendukung kegiatan kami menghadirkan liputan-liputan berkualitas untuk pembaca,” tambah Manajer Solopos Institute, Sholahuddin.

Dia menjelaskan selama masa pandemi ini Solopos beberapa kali mendapatkan dana hibah lewat proposal yang diajukan yakni dari Splice Light on Fund, Google News Initiative dan Program Literasi Keberagaman. “Jika ditotal sekitar Rp2,5 miliar,” ujarnya.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom