Tutup Iklan

SOLOPOS HARI INI : Varietas Baru Tanaman Pangan Siasati Iklim

SOLOPOS HARI INI : Varietas Baru Tanaman Pangan Siasati Iklim

SOLOPOS.COM - Solopos Hari Ini Sabtu (29/10/2016)

Solopos hari ini mengabarkan varietas baru tanaman pangan bisa manjadi solusi untuk menghadapi perubahan iklim.

Solopos.com, SOLO — Varietas baru sejumlah tanaman pangan menjadi solusi menghadapi perubahan iklim. Ketahanan pangan berpotensi terganggu dengan perubahan iklim.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian (Kementan) Muhammad Syakir saat pembukaan Peringatan ke-36 Hari Pangan Sedunia (HPS) di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jumat (28/10/2016).

HPS tahun ini mengusung tema Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan di Era Perubahan Iklim. ”HPS memperkenalkan varietas baru sejumlah komoditas pangan strategis berikut teknologi budi daya yang sesuai dengan era perubahan iklim.

Kabar ini menjadi headline Harian Umum Solopos hari ini, Sabtu (29/10/2016). Selain itu, Solopos hari ini juga mengabarkan patung Ir Sukarno di Soloraya, penipuan anggota DPR, dan peringatan Sumpah Pemuda.

Simak cuplikan kabar Harian Umum Solopos hari ini, Sabtu, 29 Oktober 2016:

PATUNG SOEKARNO : Membaca di Manahan hingga Menunjuk di Tiga Daerah

Patung Soekarno di Plaza Manahan menambah ”koleksi” patung Proklamator itu di Soloraya. Suara sirene meraung-raung di Plaza Manahan Solo, Jumat (28/10/2016) pukul 00.00 WIB, setelah Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menekan sebuah tombol merah.

Selubung warna emas tersibak hingga patung Presiden pertama Soekarno terlihat. Patung itu menggambarkan pose Soekarno duduk di kursi menghadap ke selatan. Kedua tangannya memangku sebuah buku yang terbuka. Pandangannya serong ke kanan menghadap arah barat daya.

Patung itu karya pematung asal Jogja, Gunadi, 55. Dia mengatakan patung Soekarno berpose sedang membaca merupakan yang pertama di Indonesia. Ia membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan patung itu. Patung senilai Rp1,5 miliar itu terbuat dari perunggu yang merupakan campuran antara seng, tembaga, dan kuningan.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

TINDAK KEJAHATAN : Penipuan Rp96 Miliar, Anggota DPR Ditahan

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Indra P. Simatupang ditahan atas dugaan penipuan investasi minyak sawit fiktif Rp96 miliar. Ada dugaan hasil penipuan itu digunakan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR.

”Masalah uang digunakan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR atau untuk yang lainnya, itu masih kami dalami,” jelas Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Budi Towoliu, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Budi mengatakan uang Rp96 miliar dari dua pengusaha pengusaha Louis Gunawan Khoe dan Yacub Tanoyo masuk ke rekening Indra. Untuk menelusuri aliran dana itu, polisi akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

PERINGATAN SUMPAH PEMUDA : Ajakan Mencintai Merapi Lewat Pentas Seni

Awan hitam menggantung di langit Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten ketika ratusan orang berjajar di tebing-tebing tepi Kali Woro, Jumat (28/10/2016) siang.

Di ketinggian sekitar 10 meter, pandangan mereka tertuju pada sekumpulan orang berkerumun di dasar kali yang berhulu di puncak Gunung Merapi. Siang itu, puncak Gunung Merapi tak terlihat lantaran tertutup kabut.

Kawasan Sabo Dam 1 Karangbutan, Kali Woro, salah satu lokasi penambangan pasir dan batu berubah menjadi panggung atraksi. Di sekitar sabo dam yang berfungsi sebagai penahan aliran lahar hujan itu digelar acara bertajuk Gora Swara Nusantara.

Acara menjadi magnet bagi warga sekitar dengan menonton mulai dari dasar hingga tebing kali yang membelah Desa Sidorejo dan Desa Balerante, Kecamatan Kemalang.

Simak selengkapnya: epaper.solopos.com/

Berita Terkait

Berita Terkini

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.

Memanas! Rusia Peringatkan Kapal Perang Inggris di Laut Hitam

Kapal militer Rusia dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal Perang Angkatan Laut Inggris di Laut Hitam.

Klaten Zona Merah, Anak Balita Dan Kelompok Rentan Dilarang Ke Pusat Perbelanjaan

Instruksi Bupati Klaten melarang anak balita, warga lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya masuk ke pusat perbelanjaan.

Epidemolog Ramal Juli 2021 Puncak Pandemi Covid-19

Serangan virus corona di Indonesia yang menggurita menjadi pandemi Covid-19 diramal epidemiolog memuncak Juli 2021.