Harian Umum Solopos edisi Selasa (23/7/2019).

Solopos.com, SOLO — Sejak beredar kabar terdampak proyek jalan tol Solo-Jogja, warga Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten beramai-ramai mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Mereka mengurus IMB lantaran khawatir tak bisa mendapatkan ganti rugi jika rumah dan bangunan mereka tak ber-IMB.

Warga Dukuh Sidorejo, Desa Borangan, Yuni, 37, mengatakan belum ada kabar yang menegaskan Borangan menjadi salah satu daerah terdampak proyek jalan tol. "Namun gosip yang beredar itu Borangan akan terkena tol. Itu sudah muncul sejak Ramadan [Mei]. Kalau itu betul-betul terjadi ya susahlah. Bakal kehilangan tetangga," kata Yuni saat ditemui wartawan di rumahnya di tepi jalan raya Manisrenggo-Kemalang, Senin (22/7/2019).

Kabar mengenai dampak pembangunan tol Solo-Jogja itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa (23/7/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos juga menyajikan kabar dari dunia politik. Beberapa nama diajukan untuk menjadi ketua MPR dan ketua DPR.

Berebut Kursi Ketua, Partai Ajukan Nama

Bursa kursi ketua MPR periode 2019-2024 memanas. Partai politik (parpol) yang memastikan memiliki kursi di parlemen berebut MPR-1. Bermula dari keinginan Partai Gerindra melalui pernyataan Ketua DPP Sodik Mudjahid. Dia mengatakan rekonsiliasi terbaik diwujudkan dengan kursi Ketua MPR untuk Gerindra dan kursi Ketua DPR bagi PDIP.

Nama kader yang akan diajukan adalah Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. "Salah satunya Pak Muzani, yang selama ini bisa diterima oleh semua fraksi," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR Fary Djemy Francis, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar dari dunia pendidikan di Sukoharjo. Selain itu, ada juga kabar terbaru dari kisah bayi yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di area CFD Kota Solo.

Pemkab Harus Sediakan Seragam Gratis

Pansus DPRD Sukoharjo pembahas pendidikan gratis merekomendasikan kepada Pemkab Sukoharjo agar menggratiskan seragam sekolah bagi siswa baru. Panitia Pansus yang dibentuk DPRD Kabupaten Sukoharjo itu juga membahas revisi peraturan daerah yang erat hubungannya dengan pendidikan gratis jenjang SMAN dan sederajat.

Revisi peraturan daerah dilakukan lantaran penyelenggaraan pendidikan di tingkat SMAN dan yang sederajat diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2016. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menerapkan kebijakan pendidikan gratis di jenjang SDN, SMPN, dan SMAN serta yang sederajat.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pemkot Solo Perlu Mengaudit Seluruh Pohon Peneduh

Orang tua dan keluarga Kaifan Azzam Nur Rido, bayi berusia 1,5 tahun yang meninggal akibat tertimpa pohon saat berjalan-jalan di arena car free day Solo pada Minggu (21/7) pagi, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengaudit seluruh pepohonan peneduh di Kota Solo. Mereka tidak akan menuntut kepada Pemerintah Kota Solo terkait musibah tersebut.

Ayah Kaifan, Rochmad Slamet Widodo, saat ditemui Espos di rumahnya di Kampung Tegalayu, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Senin (22/7/2019), mengatakan jenazah Kaifan dimakamkan di Astana Saripan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo pada Senin sore.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten