Harian Umum Solopos edisi Rabu (13/11/2019).

Solopos.com, SOLO — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo menyebut konstruksi city walk di Jl. Slamet Riyadi tidak didesain untuk parkir kendaraan bermotor. Paving block di kawasan pedestrian itu berpotensi rusak ketika dilindas ban mobil.

Berdasarkan survei pekan lalu, kajian alih fungsi sebagian city walk terus dimatangkan. Lebar city walk Jl. Slamet Riyadi sisi selatan antara 10,5 meter sampai 11 meter. Dari lebar itu, 4,5 meter hingga lima meter bakal digunakan sebagai lahan parkir.

Ulasan mengenai city walk di Solo yang bakal dijadikan lokasi parkir itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (13/11/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga tersaji kabar mengenai pencalonan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020.

Gibran Siap Dimarahi Senior

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menanggapi datar pernyataan Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo yang menilai sebuah preseden buruk bila rekomendasi cawali-cawawali Solo dari DPP PDIP berbeda dengan yang diusulkan DPC PDIP Solo.

DPC PDIP Solo mengusulkan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa ke DPP melalui DPD. Gibran mengaku sudah berkonsultasi kepada para seniornya di PDIP di setiap langkah politik menuju pilkada Solo 2020.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar tentang legalnya penggunaan gas untuk pompa air. Ada pula kabar tentang mesin retribusi elektronik di Pasar Klewer.

Pemerintah Legalkan Gas untuk Pompa Air

Pemerintah melegalkan penggunaan gas atau elpiji sebagai bahan bakar mesin pompa air untuk mengairi sawah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memfasilitasi konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk 1.000 petani sasaran di Indonesia.

Program konversi BBM ke BBG tersebut salah satunya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sragen untuk 350 orang petani. Pada konversi minyak tanah ke elpiji, pemerintah memberi tabung elpiji dan kompor.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pedagang Hanya Tahu Satu Mesin Pembaca

Layar alat pembaca kartu retribusi elektronik (retribusi-el) atau tap reader machine (TRM) di lantai I Pasar Klewer, Selasa (12/11/2019) siang, berdebu dan ada sarang laba-laba di sudut layar.

Kabel pengalir daya listrik dari kotak berwarna biru-merah-putih itu dilepas dari setop kontak. Kabel jaringan Internet tergulung tak beraturan di bagian belakang. Beberapa bulan terakhir alat itu tak berfungsi.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten