Harian Umum Solopos edisi Rabu (1/12/2019).

Solopos.com, SOLO — Ribuan warga dari sejumlah daerah di Sukoharjo berunjuk rasa di depan pintu gerbang PT Rayon Utama Makmur (RUM), Nguter, Sukoharjo, Selasa (10/12/2019). Mereka tak henti-hentinya memukul kentungan sebagai simbol tanda bahaya lantaran bau busuk dari PT RUM tak kunjung hilang.

Berdasarkan pantauan Espos, ribuan warga berkumpul di depan pintu gerbang pabrik serat rayon sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka membentangkan berbagai spanduk yang berisi desakan penyelesaian pencemaran lingkungan dan pencabutan izin lingkungan.

Kabar mengenai dampak pencemaran PT RUM Sukoharjo itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (11/12/2019). Berita tersebut bias disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat ulasan mengenai kawasa Gonilan di Kartasura, Sukoharjo yang memiliki potensi ekonomi menggiurkan.

Gonilan Dulu Rawan, Sekarang Menawan

Desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, berubah total dari desa yang sepi menjadi penuh geliat ekonomi karena ada kampus.

Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Desa Gonilan, Siswanto, mengingat dulu Gonilan terkenal sebagai desa terpencil di tengah sawah. Bahkan beberapa wilayah sangat rawan karena suasananya sepi.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Di halaman Soloraya, ada kabar utama tentang ketua RW yang mencalonkan diri sebagai wali kota Solo. Ada pula ulasan tentang rekayasa lalu lintas di simpang Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Ketua RW Incar Calon Wali Kota

Ketua RW 11 Danukusuman, Serengan, Solo, Aris Joko Saraswo, mendaftarkan diri sebagai calon wali Kota Solo dalam pemilihan kepala daerah 2020. Ia mengambil formulir pendaftaran calon wali Kota Solo dalam pemilihan kepala daerah 2020 di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Jawa Tengah atau Panti Marhaen di Kota Semarang, Selasa (10/12/2019).

Aris adalah akademisi teknologi otomotif di Kota Solo. Ia datang ke Panti Marhaen seorang diri. Ia tidak dikawal para pendukung atau sukarelawan seperti jamaknya politikus yang ingin mendaftar sebagai calon kepala daerah.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Rekayasa Butuh Sinergi Banyak Pihak

Rekayasa lalu lintas di simpang Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo butuh sinergi banyak pihak untuk mencegah perlintasan sebidang itu kian macet kala kereta api bandara dioperasikan.

Dinas Perhubungan Kota Solo akan menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Solo dan Satuan Lalu Lintas Polresta Solo secepatnya.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten