Solopos Hari Ini: Tekan Harga Tes

Koran Solopos hari ini menyajikan sejumlah berita mulai dari tuntutan agar pemerintah menurunkan harga tes swab PCR hingga rencana pembangunan rel layang Joglo.

 Koran Solopos edisi hari ini, Sabtu (24/7/2021). (Solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

SOLOPOS.COM - Koran Solopos edisi hari ini, Sabtu (24/7/2021). (Solopos.com/Kaled Hasby Ashshidiqy)

Solopos.com, SOLO – Koran Solopos edisi hari ini, Sabtu (24/7/2021) hadir dengan berita utama berjudul Tekan Harga Tes. Artikel ini mengulas tentang kinerja tes dan penelusuran kontak erat Covid-19 yang masih belum memenuhi target hingga tiga hari menjelang berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sejumlah isu masih bermunculan, mulai jumlah orang yang menjalani tes PCR yang masih berkutat di 100.000-an orang per hari, hingga harga yang dinilai masih mahal. Muncul desakan agar pemerintah menekan harga tes PCR untuk meningkatkan kinerja testing.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, meminta pemerintah untuk menurunkan biaya tes PCR maupun tes antigen di beberapa daerah. “Bahkan, pemerintah harusnya mendorong agar harga tes PCR maupun antigen dapat ditekan sehingga masyarakat dapat secara mandiri menjangkau dan melakukan tes Covid-19,” kata Syarief dalam keterangannya, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: 3 Pekan Berturut-Turut Panglima TNI Kunjungi Solo, Ada Apa Ya?

Berdasarkan Surat Edaran. Nomor HK.02.02/1/3713/2020, Kementerian Kesehatan menetapkan batasan tarif tertinggi tes RT PCR senilai Rp900.000. Batas tarif tertinggi ini tidak untuk kegiatan penelusuran kontak yang dilakukan fasilitas pelayanan kesehatan publik. Dengan demikian, tarif tes PCR bisa lebih murah.

Cuplikan berita lain di Solopos hari ini di antaranya:

Rel Layang Joglo Pakai Underpass

Hingga pekan keempat Juli, pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan elevated rail atau rel layang Joglo. Saat ini, proyek itu baru sampai pada pembebasan lahan maupun penanganan dampak sosial warga yang tinggal di lahan PT KAI.

Keduanya belum rampung sehingga proyek tersebut molor dari jadwal. Terlebih, konstruksi maupun bangunan pendamping di sekitar rel layang belum benar-benar pasti. Rencananya, rel layang Joglo dilengkapi underpass atau lintas bawah di ruas Jl. Ki Mangun Sarkoro ke arah Jl. Sumpah Pemuda.

Proyek bangunan pendamping itu diperkirakan juga membutuhkan pembebasan lahan. Di area itu terdapat lahan milik masyarakat, Pemkot, Pemprov, dan pusat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Baca Juga: Polda Jateng Bekuk 2 Orang terkait Provokasi Ajakan Demo Penanganan Covid-19

21.000 Pedagang dan 1.700 PKL Terdampak

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai mendata pedagang dan entitas lain di pasar tradisional nonesensial yang terpaksa tutup lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Mereka bakal menerima kompensasi atau bantuan sosial terkait penutupan tersebut. Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, mengatakan pendataan dimulai pada pekan ini.

Data tersebut tak hanya digunakan oleh Pemkot, tapi juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

“Kami enggak tahu bentuk bantuannya apa. Apakah bahan pokok atau uang tunai. Yang penting, data sudah kami siapkan, sehingga saat digunakan sewaktu- waktu, kami tidak terburu-buru,” kata dia, kepada Espos, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Lagi Isoman, Warga Wonogiri bisa Dapatkan Sembako Gratis dengan Cara Ini

Heru mengatakan pasar tradisional nonesensial yang didata itu, adalah Pasar Kabangan, Pasar Singosaren Pusat HP, Pasar Notoharjo, Pasar Klewer, Pasar Cinderamata, Pasar Panggungrejo, Pasar Triwindu. Kemudian, Pasar Ngarsopuro, Pasar Ngudi Rejeki, Pasar Bambu, Pasar Elpabes, Pasar Mebel, Pasar Ledoksari, serta Pasar Burung dan Ikan Hias Depok.

Selain bansos, para pedagang di pasar itu juga bebas dari retribusi selama Juli. “Jumlah pedagang dan karyawannya ada 21.000-an, kemudian pedagang kaki lima [PKL] sekitar 1.700. Per kios bisa jadi punya tiga atau empat pegawai dimasukkan semua. Retribusi yang hilang sekitar sekian miliar begitu, ya tidak masalah. Kami mengusulkan semuanya, baik warga Solo maupun luar Solo. Pokoknya semua yang di pasar itu,” jelas dia.

Berbagai berita pilihan yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa Anda simak diĀ Espos Premium.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler : Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tolak Tawaran Bupati Sukoharjo

Bupati Sukoharjo datangi keluarga tinggal di warung wedangan hingga sponsor Persis Solo berlimpah masuk daftar 10 berita terpopuler pagi ini.

Kala Presiden Jokowi Tak Puas dengan Kinerja Menantu di Medan

Disentil mertua, Bobby pun memberi penjelasan mengapa Rp1,6 triliun duit APBD Medan masih di bank.

Jadi Tersangka Kerumunan di Jakarta, Bos HTK Tidak Ditahan

Pihaknya tidak menahan JAS karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

Atta Halilintar Datangi Mapolres Jaksel Malam Tadi, Ada Apa?

Konten kreator Savas Fresh menuduhkan masalah utang ke orang lain,

Sejoli Tipu-Tipu Arisan Online Investasi, Gunakan Selebgram untuk Gaet Peserta

Setiap anggota harus mengikuti arisan mulai Rp1 juta sampai Rp15 juta agar bisa ikut skema investasi.

Pembangunan Pabrik Baterai Mobil Listrik Ditarget Selesai sebelum Jokowi Lengser

Kerja sama investasi pembangunan pabrik baterai di Indonesia dilakukan dengan dua negara yaitu LG Chem asal Korea Selatan, dan CATL asal China.

Setahun, Harta Wagub Naik Hampir Rp40 Miliar, Koleksi 72 Unit Kendaraan

Jika dihitung, kekayaan Ijeck dalam setahun, 2019-2020, naik sekitar Rp39,7 miliar.

Salut! Polisi Madiun Angkat 100 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Dari 166 anak yatim piatu korban Covid-19, 100 di antaranya diangkat menjadi anak asuh anggota Satlantas Polres Madiun Kota.

Chopperland Jokowi Menghilang dari LHKPN, Kok Bisa?

Pada LHKPN terbaru, Jokowi tercatat memiliki alat transportasi dan mesin sebanyak 8 unit.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022

Infrastruktur dasar KIT Batang selesai sejak Mei 2021, pembangunan fasilitas recycle, cathode, dan precursor dimulai akhir tahun ini.

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

118,36 Juta Dosis Telah Disuntikkan, Pemerintah Terus Upayakan Akselerasi Vaksinasi

Akselerasi vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya terus dilakukan Pemerintah.