Solopos Hari Ini: Supermacet
Harian Umum Solopos edisi Jumat (7/2/2020).

Solopos.com, SOLO — Masyarakat Kota Solo merasakan kepadatan lalu lintas dan kemacetan yang luar biasa sebagai dampak penutupan perlintasan sebidang Purwosari, Solo.

Salah satu jalur yang lebih padat dari biasanya adalah lampu lalu lintas Kawatan sampai Pasar Kembang (Jl. Honggowongso) yang berlaku dua arah. Kemudian Jl. Gajah Mada mulai dari depan Hotel Novotel, simpang empat Masjid Solikhin, hingga depan Kantor Kelurahan Punggawan.

Kabar kemacetan lalu lintas sebagai dampak dari pembangunan flyover Purwosari Solo itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (7/2/2020). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di E-Paper Solopos.

Ada pula kabar mengenai pemulangan WNI eks ISIS di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Pemulangan 600 WNI Eks ISIS Menuai Pro Kontra

Rencana pemulangan 600 warga negara Indonesia (WNI) di Timur Tengah yang sempat bergabung dalam kelompok teroris Islamic State Iraq & Syria (ISIS) menuai pro kontra.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak setuju apabila ratusan WNI eks ISIS itu pulang ke Tanah Air. Namun di sisi lain, pemerintah memiliki kewajiban melindungi setiap warganya, termasuk WNI eks simpatisan ISIS.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai perluasan pintu keluar tol di Ngasem, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Ada pula ulasan mengeni lokomotif uap yang kembali beroperasi setelah direstorasi.

Area Pintu Keluar Tol di Ngasem Perlu Diperluas

Wakil warga Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengusulkan area pintu keluar tol di kawasan Desa Ngasem diperluas dari rencana demi alasan kemanusiaan dan kelancaraan lalu lintas.

Lahan seluas 49.000 meter persegi di Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu, bakal terpakai dalam pembangunan tol Solo-Jogja. Tanah yang terdampak proyek tol tersebut merupakan tanah milik lima orang warga, tanah kas Desa Ngasem, jalan raya, serta lahan milik PT Jasamarga (tol Semarang-Solo).

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Lokomotif Tua Berhenti untuk Mengisi Air dan Kayu

Lokomotif tua buatan Jerman bernomor D1410, Kamis (6/2/2020), menempuh perjalanan perdana setelah tak beroperasi karena setahun terakhir menjalani proses restorasi di Balai Yasa Yogyakarta. Lokomotif itu diberangkatkan dari Stasiun Lempuyangan, Jogja, menuju Stasiun Purwosari, Solo, pada pukul 09.25 WIB.

Perjalanan lokomotif itu dipimpin Kepala PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daops) VI Yogyakarta, Eko Purwanto. Lokomotif berhenti di Stasiun Klaten sekitar pukul 11.30 WIB.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho