Solopos Hari Ini: Sugeng Tindak Eyang Noto
Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (26/3/2020).

Solopos.com, SOLO — Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Duka menyelimuti keluarga besar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sang Ibunda, Sudjiatmi Notomihardjo, wafat pada Rabu (25/3/2020).

Sudjiatmi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi atau RS DKT Solo, pukul 16.45 WIB. Eyang Noto, begitu masyarakat Kota Solo mengenal Sudjiatmi Notomihardjo, berpulang setelah menderita kanker.

Kabar meninggalnya ibu Joko Widodo itu menjadi berita utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (26/3/2020). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar mengenai ribuan orang yang pulang kampung dari Jabodetabek di tengah wabah virus corona.

11.295 Orang dari Jabodetabek Pulkam saat Pandemi

Jumlah perantau yang pulang kampung (pulkam) ke Wonogiri melonjak tajam di tengah pandemi Covid-19. Selama enam hari (19-24/3/2020), sebanyak 11.295 orang dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masuk Kota Gaplek.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta bupati atau wali kota mencermati pergerakan para pemudik yang mempercepat pulkam dari wilayah Jabodetabek ke daerah di Jateng.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai penundaan pilkades serentak. Ada pula berita tentang APD virus corona bikinan lokal di Klaten.

Pilkades Serentak Ditunda

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akan menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Penundaan itu berkaitan dengan upaya pencegahan persebaran virus corona.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, Purwanto, mengatakan mulai saat ini seluruh tahapan pilkades serentak dihentikan.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

APD Buatan Klaten untuk Rumah Sakit

Pengusaha konveksi skala rumahan asal Ngendegan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Klaten, membagi-bagikan alat pelindung diri (APD) buatannya ke tim medis yang bertugas di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Jawa.

APD berupa face shield alias pelindung wajah yang dibagikan secara gratis itu berjumlah 150-an unit. Kepedulian pengusaha muda ini, Bagas Pratondho Aji, 28, warga RT 031/RW 019 Desa Pandes, bermula saat melihat perjuangan tim medis yang bertaruh nyawa sewaktu menangani kasus Covid-19.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho