SOLOPOS HARI INI : Soloraya Hari Ini: Warga Solo Jadi Korban Pengeroyokan
Halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi Selasa, 30 Juni 2015

Solopos hari ini memberitakan kabar-kabar terkini di Soloraya.

Solopos.com, SOLO – Bentrok antar Suporter hingga penampilan baru Terminal Tirtonadi menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini, Selasa (30/6/2015).

Kabar lain, Aktivitas perluasan jaringan listrik oleh CV Sinar Abadi Sentosa yang menyebabkan meledaknya puluhan perangkat elektronik di Desa Gladaksari, Ampel, Boyolali, Sabtu (27/6/2015) lalu, belum mengantongi izin dari PLN Rayon Boyolali.

Simak rangkuman berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa, 30 Juni 2015, berikut;

FASILITAS PUBLIK: Hilangkan Citra Negatif, Terminal Tirtonadi Kini Pinky

Hari, 57, warga Gunungkidul, Jogja, kaget begitu bus yang ditumpanginya sampai di Terminal Tirtonadi Solo, Senin (29/6). Dia celingukan melihat perubahan penampilan terminal itu. Sejauh mata memandang, hamparan warna merah muda alias pink menyebar di tembok dan pilar bangunan terminal. “Hla kok warnanya sama kaya perumahan,” ujar dia.

Terminal Tirtonadi memiliki wajah baru menyambut arus mudik Lebaran 2015. Tak hanya pembangunan konstruksi, strategi visual lewat pewarnaan cat ikut menjadi perhatian. Terminal yang sebelumnya didominasi warna abu-abu gelap kini bersinar dengan pemilihan warna cerah seperti pink hingga hijau muda.

Hari mengaku belum pernah melihat terminal dengan warna pink. “Kalau hijau saya pernah lihat di Stasiun Gambir, tapi kalau pink ya baru ini,” ujar lelaki berpakaian batik itu.

Torehan warna cerah di terminal sisi tengah ini tampak kontras jika disandingkan dengan kawasan pemberangkatan bus di sisi barat. Warna gelap seperti abu-abu masih mendominasi bangunan lama. Hari menilai pemilihan warna gelap membuat suasana terkesan sumpek dan rawan kejahatan. “Apalagi kalau naik [bus] malam-malam begitu. Kalau lampu enggak nyala ya kadang waswas,” ujar dia kepada Espos.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Begini Penampakan Terminal Tirtonadi Menyambut Pemudik, 1 Juta Penumpang akan Serbu Terminal Tirtonadi Solo)

PERANGKAT ELEKTRONIK MELEDAK: Perusahaan Siap Ganti Rugi Servis

Aktivitas perluasan jaringan listrik oleh CV Sinar Abadi Sentosa yang menyebabkan meledaknya puluhan perangkat elektronik di Desa Gladaksari, Ampel, Boyolali, Sabtu (27/6) lalu, belum mengantongi izin dari PLN Rayon Boyolali.

Manajemen perusahaan siap menanggung ganti rugi servis perangkat elektronik. Manajer PLN Rayon Boyolali, Budi Istiono, mengatakan vendor biro teknik listrik (BTL) itu belum melayangkan izin resmi secara tertulis untuk penambahan jaringan listrik pada Sabtu lalu. Dia menuturkan manajemen PLN Rayon Boyolali telah menemui, menegur, dan memperingatkan vendor.

Menurut Budi, meskipun Sabtu PLN libur, selalu ada anggota staf di kantor PLN Boyolali yang selalu di kantor sehingga bukan alasan bagi vendor untuk tidak meminta izin dan mengajukan permohonan pemadaman secara resmi. Selain itu, menurut prosedur setidaknya 3-5 hari sebelum beraktivitas surat izin sudah dilayangkan ke PLN Boyolali.

Budi menerangkan terkait aktivitas perluasan jaringan yang dilakukan BTL CV Sinar Abadi Sentosa, PLN Rayon Boyolali hanyalah sebagai pengawas karena vendor tersebut ber-SPK dari PLN Rayon Klaten.

Terkait adanya kru dari BTL CV Jaya Mandiri, dia menerangkan pelaksana sebenarnya adalah CV Sinar Abadi Sentosa. “Biasanya kalau vendor membutuhkan tenaga tambahan, akan meminta bantuan dari CV lain,” kata dia saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Senin (29/6).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Biang Perangkat Elektronik Meledak, Penambahan Jaringan Listrik Ternyata Tak Berizin, Puluhan Perangkat Elektronik di Boyolali Meledak Berjamaah, BTL Dituding Lalai)

BENTROK SUPORTER: Warga Solo Jadi Korban Pengeroyokan

Arif Indra Permana, 21, warga Nusukan, Solo menjadi korban pengeroyokan sejumlah suporter sepak bola di kawasan Prambanan, Klaten, Senin (29/6) pagi. Akibat pengeroyokan tersebut, karyawan di salah satu koperasi simpan pinjam di Sleman, Jogja itu mengalami luka serius di bagian kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, Arif baru saja mendukung tim kesayangannya, Persis Solo melawan PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (28/6) malam. Ia dan rombongan suporter lain Persis pulang ke Solo melalui jalur Magelang dan Jogja.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Berangkat Kerja, Warga Solo dan Klaten Ikut Jadi Korban Tawuran Suporter, Sweeping Pelat AB Dibubarkan Polres Klaten, Dikeroyok Suporter di Prambanan, Warga Solo Dapat 5 Jahitan)

BENCANA KEKERINGAN: 24.365 Warga Wonogiri Krisis Air

Sebanyak 24.365 jiwa atau 6.250 keluarga di Pracimantoro, Wonogiri, kekurangan air bersih. Akibat kekeringan, permintaan air bersih di Pracimantoro meningkat.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom