SOLOPOS HARI INI : Soloraya Hari Ini: Gula Kian Langka & Mahal

SOLOPOS HARI INI :  Soloraya Hari Ini: Gula Kian Langka & Mahal

SOLOPOS.COM - Halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi Senin, 25 Mei 2015

Solopos hari ini memberitakan kabar-kabar terkini di Soloraya.

Solopos.com, SOLO – Menjelang Ramadan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Wonogiri merangkak naik. Gula pasir menjadi salah satu komoditas yang melonjak tinggi yakni menjadi Rp13.500/kg dari sebelumnya Rp10.500/kg.

Kabar ini menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini, Senin (25/5/2015). Kabar lain, Pemerintah Pusat akan mengucurkan kekurangan dana Rp97,2 miliar di APBN 2016 untuk merampungkan pembangunan Pasar Klewer yang terbakar akhir tahun lalu.

Selain itu ada pula laporan dari persiapan pernikahan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, hingga pembuatan prasasti di merapi setelah jatuhnya Eri Yunanto.

Simak rangkuman berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin, 25 Mei 2015;

KEBUTUHAN BAHAN POKOK: Gula Kian Langka & Mahal

Menjelang Ramadan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Wonogiri merangkak naik. Gula pasir menjadi salah satu komoditas yang melonjak tinggi yakni menjadi Rp13.500/kg dari sebelumnya Rp10.500/kg.

Pantauan Espos di Pasar Krisak Selogiri dan Pasar Wonogiri, Minggu (24/5), sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik. Informasi yang dihimpun Espos, telur dijual Rp18.000/kg, minyak goreng Rp10.500/liter, gula pasir Rp13.500/kg. Bawang merah pun ikut naik dari sebelumnya Rp22.000/kg menjadi Rp24.500/kg. Sedangkan bawang putih justru turun dari Rp26.000/kg menjadi Rp18.000/kg.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok mulai terjadi sekitar dua pekan. Kenaikan itu disebabkan mendekati Ramadan,” ujar pedagang di Pasar Krisak, Sinta Astuti, saat ditemui Espos di pasar, Minggu.

Dia mengatakan tidak semua kenaikan itu karena mendekati Ramadan. Dia menyebut kenaikan harga gula pasir dan gula merah disebabkan minimnya stok. Di daerah penghasil gula belum banyak yang panen. “Permintaaan gula meningkat sedangkan pasokan minim membuat harga gula terus naik. Kenaikan itu mulai dirasakan sejak awal Mei. Sampai sekarang harga gula tidak pernah turun,” kata dia.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Jelang Ramadan, Gula Langka & Mahal)

PEMBANGUNAN PASAR KLEWER: Kekurangan Rp97,2 M Cair Tahun Depan

Pemerintah Pusat akan mengucurkan kekurangan dana Rp97,2 miliar di APBN 2016 untuk merampungkan pembangunan Pasar Klewer yang terbakar akhir tahun lalu. Secara keseluruhan total pembangunan Pasar Klewer menelan dana Rp159 miliar.

Kepastian kucuran anggaran tersebut disampaikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Sri Agustina, ketika dijumpai wartawan seusai rapat koordinasi terkait rencana pameran pangan nasional di Rumah Dinas Wali Kota di Loji Gandrung, Minggu (24/5). Dia mengatakan Pemerintah Pusat baru mengucurkan dana untuk revitalisasi Pasar Klewer setelah terbakar senilai Rp61,8 miliar di APBN Perubahan tahun ini.

Ia menuturkan masih ada kekurangan dana Rp97,2 miliar yang rencananya diajukan di APBN 2016. Dia memastikan pembangunan Pasar Klewer bisa rampung pada 2016. “Juni pembangunan Pasar Klewer akan mulai dikerjakan. Tahap pertama tahun ini memang untuk konstruksi dulu,” kata dia.

Agustina menuturkan pembangunan Pasar Klewer tidak bisa rampung setahun sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pasar Klewer setelah terbakar akhir Desember lalu.

Penyebabnya ada beberapa faktor di antaranya pembangunan kembali Pasar Klewer baru bisa dianggarkan pada APBN Perubahan. Sementara mepetnya waktu pelaksanaan pembangunan Pasar Klewer menggunakan dana APBN Perubahan dikhawatirkan tidak bisa rampung sesuai target. Atas kondisi tersebut, Pemerintah Pusat baru mengalokasikan anggaran tambahan di APBN 2016.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Penggempuran Sisa Pasar Klewer Dikebut, Awal Juni, Pedagang Pasar Klewer Masuk Pasar Darurat, Dana Sewa Lahan Alut Belum Dibayarkan)

KECELAKAAN PENDAKIAN MERAPI: Prasasti akan Jadi Pengingat Tragedi Eri

Tragedi kecelakaan pendakian di puncak Gunung Merapi menjadi pelajaran berharga bagi para pencinta alam maupun pendaki. Kecelakaan yang dialami Eri Yunanto, 21, akan dijadikan pengingat betapa bahayanya berada di puncak gunung berapi itu.

Hingga H+5 setelah evakuasi Eri Yunanto, memang belum ada kepastian terkait pembukaan kembali jalur pendakian ke Gunung Merapi. Sementara Barameru Merapi berencana membuat prasasti pengingat tragedi Eri Yunanto di sekitar puncak Gunung Merapi.

Koordinator SAR Barameru Merapi, Samsuri, menjelaskan wacana itu muncul dari keluarga korban yang berkeinginan mengajak tim Barameru naik Gunung Merapi untuk keperluan nyekar dan membuat patung pengingat.

“Keluarga sempat menyampaikan keinginan untuk mengajak kami ke lokasi kejadian. Selain untuk nyekar, juga ingin membuat prasasti memoriam di dekat puncak,” kata Samsuri, Minggu (24/5).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Gubernur Jateng Minta Evakuasi Eri Yunanto Dibuat Buku, Operasi Selesai, Jalur Pendakian Merapi Masih Ditutup, Beredar Video Kondisi Puncak Merapi Sebelum Eri Jatuh)

PUTRA PRESIDEN MENIKAH: 1.500 Tamu Diperkirakan Padati Solo

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajad, memantapkan rekayasa lalu lintas menjelang pernikahan Gibran Rakabuming Raka. Yosca memperkirakan ada 1.500 tamu yang diundang sehingga potensi kemacetan harus diantisipasi.

“Rekayasanya masih sama, mengkhususkan Jl. Letjend. Soeprapto untuk tamu undangan. Arus dari arah selatan akan dioper sementara ke Jl. Ahmad Yani. Rekayasa lalin hanya berlaku pada hari H resepsi yakni 11 Juni. Penutupan dilakukan sejak pagi hingga malam,” ujar dia.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku mulai intens diundang rapat untuk menyiapkan pernikahan Gibran dengan Selvi Ananda. Dua pekan menjelang pernikahan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda, ratusan kamar di sejumlah hotel sudah mulai dipesan tamu. Pantauan Espos, Minggu (24/5), sejumlah hotel sudah kehabisan kamar pada tanggal pernikahan Gibran-Selvi.

Pejabat Humas Lorin Solo Hotel, Danik Medikawati, mengatakan sudah menerima pesanan untuk tanggal pernikahan Gibran-Selvi. “Sudah ada yang memesan [kamar hotel]. Ada yang pesan personal atau pribadi ada juga yang rombongan,” kata dia saat dihubungi Espos, Minggu.

Danik menyebut beberapa tamu yang memesan di Lorin merupakan tamu dari sejumlah kementerian dan seorang Menteri. Namun, dia enggan menyebut dari kementerian mana dan menteri siapa yang sudah memesan.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

(Baca Juga: Jumlah Tamu Masih Dirahasiakan, Inilah Prosesi Pernikahan Gibran-Selvi, Pulang Kampung, Jokowi Tak Mau Komentari Pernikahan Gibran-Selvi)

Berita Terkait

Berita Terkini

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.

Zona Merah dan Oranye Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah, Ini 12 Daerah Zona Merah di Indonesia

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan setiap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat id, zakat, khutbah, dan iktikaf dilarang digelar di zona merah dan zona oranye.

Seorang TKW asal Bantul Meninggal di Taiwan, Disnakertrans Upayakan Pemulangan Jenazah

Disnakertrans Bantul berupaya memulangkan jenazah TKW yang meninggal di Taiwan.

2 Anak Terpapar Covid-19, Kasus Klaster Tarawih di Sambirejo Sragen Bertambah Menjadi 23 Orang

Dua orang anak di lingkungan klaster tarawih Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Walah, 3 Perusahaan Di Klaten Ketahuan Bayar THR Berdasar Gaji Tahun Lalu

Tiga perusahaan di Klaten disurati Disperinaker lantaran membayar tunjangan hari raya atau THR karyawannya berdasarkan UMK tahun lalu.

Vaksinasi Covid-19 di Kudus Baru Mencapai 41,1%

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kudus, hingga kini baru mencapai 52.273 sasaran atau 41,10 persen.